Akurat Logo

Bayern Munchen vs PSG: Luis Enrique Kutip Rafael Nadal Sebelum Duel di Allianz Arena Malam Ini

Hervin Saputra | 6 Mei 2026, 21:27 WIB
Bayern Munchen vs PSG: Luis Enrique Kutip Rafael Nadal Sebelum Duel di Allianz Arena Malam Ini
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique.

AKURAT.CO, Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengutip pernyataan legenda tenis Spanyol, Rafael Nadal, menjelang laga timnya kontra Bayern Munchen di leg kedua semifinal Liga Champions 2025-2026.

Luis Enrique menyebut bahwa Rafael Nadal menganggap bermain melawan petenis terhebat seperti Novak Djokovic dan Roger Federer adalah motivasi terbaik. Demikian pula, kata Enrique, dengan PSG melawan Bayern Munchen.

Hal tersebut disampaikan Enrique dalam sesi konferensi pers di Munchen, Jerman, Selasa (5/5/2026). Adapun laga Bayern Munchen vs PSG digelar di Stadion Allianz Arena, Munchen, Rabu (6/5/2026) atau Kamis dini hari WIB.

“Rafa Nadal pernah bilang pada satu titik dalam kariernya, pertandingan-pertandingannya melawan (Roger) Federer dan (Novak) Djokovic adalah motivasi terbaik baginya,” kata Enrique sebagaimana dipetik dari laman UEFA Champions League.

“Itulah yang kami inginkan. Kami mengagumi Bayern. Tetapi motivasinya jadi lebih baik. Kami akan berusaha mengatasi sebuah tim yang bermain sensasional.”

Luis Enrique akan memimpin Les Parisien untuk mempertahankan keunggulan agregat 5-4 atas Bayern Munchen bekal kemenangan di leg pertama di Paris, pekan lalu.

Pertandingan pertama berjalan seru di mana PSG sempat tertinggal 0-1 kemudian membalikkan keadaan menjadi 2-1 dan 5-2 sebelum akhirnya selesai dengan skor 5-4.

Enrique menegaskan bahwa PSG tidak akan menggantungkan nasib dengan keunggulan satu gol. Dengan kata lain, eks Pelatih Barcelona dan Tim Nasional Spanyol itu tetap akan mencari banyak gol sebagaimana di leg pertama.

“Ketika Anda memainkan pertandingan tipe ini, melawan lawan yang tak perlu diragukan lagi adalah tim terkuat yang pernah kami hadapi, hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa kami punya keunggulan satu gol, tetapi itu tak ada artinya dalam sepakbola,” kata Enrique.

“Kami sudah mengalaminya dari tahun lalu. Kami selalu berusaha menyalakan harapan para pendukung kami.”

Keunggulan satu gol juga berarti PSG tinggal memaksakan hasil seri untuk mengunci final musim ini. Jika itu terjadi, Paris merebut dua final di dua musim beruntun dan berpeluang mempertahankannya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.