Timnas Indonesia Jarang Tandang ke Negara Lawan, Ini Penjelasan PSSI

AKURAT.CO, PSSI memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai minimnya laga tandang yang dijalani Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday selama beberapa tahun terakhir.
Skuad Garuda dinilai lebih sering tampil di kandang dibanding menjalani pertandingan internasional di markas lawan.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengatakan kondisi tersebut bukan sepenuhnya keputusan federasi. Menurutnya, belum banyak negara yang secara resmi mengundang Timnas Indonesia untuk melakoni pertandingan di luar negeri.
Yunus mengungkapkan, sejauh ini PSSI memang lebih sering mengambil inisiatif dengan mengundang tim atau federasi lain datang ke Indonesia dibanding menerima tawaran bermain tandang.
"Memang belum banyak negara yang mengundang Timnas Indonesia. Kalaupun ada, kami tetap mempertimbangkan apakah itu memberikan manfaat bagi PSSI maupun sepakbola nasional," ujar Yunus Nusi melalui keterangannya.
Meski demikian, ia mengakui ada beberapa tawaran laga internasional yang sempat masuk ke PSSI. Namun, federasi tetap melakukan evaluasi dari berbagai aspek sebelum memutuskan menerima undangan tersebut.
PSSI tidak membeberkan negara-negara mana saja yang pernah menawarkan pertandingan tandang kepada Timnas Indonesia. Akan tetapi, federasi disebut lebih memilih menggelar pertandingan di dalam negeri karena dinilai memiliki banyak keuntungan.
Selain faktor dukungan suporter yang besar, pertandingan kandang juga dianggap mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan sepakbola nasional.
Atmosfer stadion yang penuh penonton dinilai menjadi salah satu kekuatan utama Timnas Indonesia saat bermain di Jakarta maupun kota lainnya.
PSSI juga melihat antusiasme masyarakat terhadap Timnas Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu menjadi alasan lain mengapa federasi lebih aktif mendatangkan lawan ke Tanah Air.
"Selama ini justru kami yang lebih dulu mengundang federasi atau klub luar negeri untuk datang ke Indonesia," kata Yunus.
Dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, Timnas Indonesia dipastikan akan menghadapi Oman dan Mozambik. Kedua pertandingan tersebut seluruhnya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026. Setelah itu, tim asuhan Patrick Kluivert akan melawan Mozambik empat hari berselang atau tepatnya pada 9 Juni 2026.
PSSI berharap laga internasional di kandang tetap mampu menjaga antusiasme suporter sekaligus memberi pengalaman kompetitif bagi Timnas Indonesia menghadapi lawan dari level berbeda.
Yunus menegaskan federasi tetap membuka peluang jika ada negara lain yang ingin mengundang Timnas Indonesia bermain tandang.
Namun, keputusan akhir tetap akan mempertimbangkan manfaat teknis maupun nonteknis bagi perkembangan sepakbola Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






