Piala Dunia 2026: Iran Gelar Pertandingan Uji Coba Terakhir Lawan Mali secara Tertutup

AKURAT.CO, Tim Nasional Iran akan melakukan pertandingan uji coba terakhir sebelum turun di Piala Dunia 2026 secara tertutup. Iran akan menghadapi Mali dalam laga ini di Antalya, Turki, Kamis (4/6/2026) waktu setempat.
“Mengingat pentingnya pertandingan persahabatan Tim Nasional Iran melawan Mali, dan sejalan dengan tujuan taktikal pelatih Iran, pertandingan besok melawan Mali digelar tertutup dan tanpa kehadiran media,” kata Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
Iran sendiri akan bermarkas di Meksiko selama perhelatan Piala Dunia 2026. Semula mereka ditempatkan di Tucson, Amerika Serikat, namun pindah ke Meksiko karena Pemerintah AS tak mengizinkan mereka bermalam di teritorinya.
Dari Meksiko, Timnas Iran akan melakukan perjalanan lintas negara saat melakukan pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 yang seluruhnya digelar di Amerika Serikat.
Team Melli–julukan Timnas Iran–akan melakoni pertandingan melawan Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles masing-masing pada 15 dan 21 Juni. Sementara melawan Mesir akan dilakukan di Seattle pada 26 Juni.
Sampai saat ini, skuad Iran belum mendapatkan visa masuk ke AS. Diperkirakan bakal diberikan pekan depan sejalan Pemerintah AS menyaring pihak yang akan mereka izinkan masuk ke negara mereka.
Sekretaris Negara AS, Marco Rubio, mengatakan bahwa pihaknya tidak mempersoalkan Timnas Iran masuk ke dalam negaranya.
Hanya, kata Rubio, mereka tidak mengizinkan ofisial atau staf Timnas Iran yang punya keterkaitan dengan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Adapun AS bersama Kanada sudah menyatakan bahwa IRGC merupakan organisasi teroris.
“Apa yang tidak kami izinkan adalah mereka menyertakan delegasi mereka orang-orang yang kami tahu tidak ada urusannya dengan olahraga dan punya ikatan dengan IRGC atau hal seperti itu,” kata Marco Rubio.
“Jadi kami akan memantau dengan sangat rapat.”
Situasi yang menimpa Timnas Iran ini merupakan imbas perang antara negara mereka dengan aliansi AS-Israel yang sudah pecah sejak akhir Februari lalu. Hingga kini perang belum benar-benar berakhir meski pihak yang bertikai terus melakukan perundingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








