Akurat Logo

Belgia vs Iran: Gol Mehdi Taremi Dianulir, Tak Ada Gol di Los Angeles

Zainal Hasan | 22 Juni 2026, 12:20 WIB
Belgia vs Iran: Gol Mehdi Taremi Dianulir, Tak Ada Gol di Los Angeles
Pemain Tim Nasional Belgia, Leandro Trossard (10), saat berusaha melakukan sundulan ke gawang Iran di laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (22/6/2026). FIFA WORLD CUP

AKURAT.CO, Belgia kembali gagal meraih kemenangan perdana di ajang Piala Dunia FIFA 2026 setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Iran pada pertandingan grup G yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026), waktu setempat.

Laga Belgia vs Iran berlangsung ketat dan diwarnai aksi gemilang dua penjaga gawang kelas dunia, Thibaut Courtois dan Alireza Beiranvand, yang sama-sama tampil impresif untuk menjaga gawangnya tetap steril hingga peluit akhir dibunyikan.

Setan Merah-julukan Timnas Belgia-tampil lebih dominan sejak menit awal. Tim asuhan Rudi Garcia menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola yang tinggi serta tekanan konstan dari berbagai sisi lapangan. Namun, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Absennya Jeremy Doku yang masih dibekap sakit membuat lini serang Belgia kehilangan salah satu senjata utamanya. Meskipun demikian, Romelu Lukaku tetap dipercaya tampil sejak menit pertama.

Penyerang berpengalaman itu mencatatkan penampilan starter pertamanya bersama klub maupun tim nasional sejak Juni tahun lalu.

Peluang terbaik Belgia di babak pertama hadir melalui sepakan keras Youri Tielemans dari luar kotak penalti. Akan tetapi, Beiranvand dengan sigap menepis bola yang mengarah ke tiang dekat dan menggagalkan peluang tersebut.

https://akurat.co/bola/866794/piala-dunia-2026-hanya-diizinkan-masuk-la-24-jam-sebelum-kick-off-iran-ajukan-keluhan-resmi-ke-fifa

Di sisi lain, Iran memilih bermain lebih disiplin dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Strategi itu terbukti cukup efektif karena Team Melli beberapa kali mampu mengancam pertahanan Belgia.

Thibaut Courtois dipaksa bekerja keras pada pertengahan babak pertama saat harus menjatuhkan badan untuk menghentikan tembakan melengkung Hossein Kanani yang memanfaatkan situasi lemparan ke dalam jarak jauh.

Iran bahkan sempat membuat pendukungnya bersorak pada menit ke-25 ketika Mehdi Taremi berhasil menjebol gawang Belgia lewat skema tendangan bebas yang cerdik.

Berawal dari umpan pendek Ehsan Hajisafi, Taremi melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Courtois.

Namun, setelah dilakukan pengecekan, gol tersebut dianulir karena Taremi terlebih dahulu berada dalam posisi offside. Keputusan itu membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Amir Ghalenoei memasukkan Alireza Jahanbakhsh yang sekaligus mencatatkan penampilan keseratus bersama tim nasional Iran. Kehadirannya menambah energi baru bagi lini serang Team Melli.

Iran kembali mengancam melalui Taremi yang melepaskan tendangan voli keras dari dalam kotak penalti. Namun, Courtois kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga Belgia tetap bertahan.

Sementara itu, Beiranvand juga tampil luar biasa di bawah mistar Iran. Kiper berusia 33 tahun tersebut dua kali menggagalkan peluang emas Maxim De Cuyper melalui penyelamatan refleks yang memukau.

Petaka kemudian menghampiri Belgia pada menit ke-66. Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Taremi yang berhasil merebut bola akibat kesalahan kontrol sang bek di area berbahaya.

Bermain dengan sepuluh orang membuat Belgia harus bekerja lebih keras pada sisa pertandingan. Iran mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan intensitas serangan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal memecah kebuntuan.

Hingga pertandingan berakhir, kedua tim tidak mampu menemukan gol kemenangan. Hasil imbang tanpa gol ini membuat Belgia dan Iran sama-sama mengoleksi dua poin dari dua pertandingan yang telah dijalani di grup G, sehingga persaingan menuju babak berikutnya masih terbuka lebar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.