Pelatih Mesir: Wasit Tidak Adil, Gelar Juara Sudah Diarahkan untuk Argentina

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah timnya tersingkir secara dramatis dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 2-3 dari Argentina, Rabu (8/6/2026) dini hari.
Menurut Hossam Hassan, hasil pertandingan Mesir vs Argentima di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, bukan semata ditentukan oleh kualitas permainan kedua tim.
Ia menilai sejumlah keputusan wasit Francois Letexier menjadi faktor yang sangat memengaruhi jalannya laga.
Mesir sebenarnya tampil impresif sejak awal pertandingan. The Pharaohs mampu memimpin dua gol lebih dahulu dan berada di atas angin untuk melaju ke perempat final.
Namun situasi berubah setelah beberapa keputusan kontroversial muncul. Salah satunya adalah gol Mostafa "Ziko" Mohamed yang dianulir VAR.
Serta insiden Mohamed Salah yang dianggap dijatuhkan di kotak penalti tetapi tidak berbuah hadiah penalti.
Kontroversi tersebut memancing reaksi keras dari kubu Mesir. Bahkan salah seorang anggota staf tim harus menerima kartu merah akibat melakukan protes kepada perangkat pertandingan.
Dalam konferensi pers seusai laga, Hassan menyebut timnya tidak mendapatkan perlakuan yang adil sepanjang pertandingan.
"Kami tidak melihat adanya rasa hormat ataupun sportivitas. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terhadap wasit yang berujung pada hasil ini," kata Hassan.
Mantan penyerang legendaris Mesir itu mengaku sulit menerima kenyataan timnya tersingkir setelah perjuangan keras yang telah ditunjukkan para pemain di lapangan.
"Hidup ini tidak adil. Dunia ini tidak adil. Baiklah, tapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil ini maupun jalannya pertandingan tersebut," keluh ia.
Hassan menilai kepemimpinan wasit telah menghapus kerja keras yang dibangun skuad Mesir sepanjang turnamen hingga akhirnya mampu menembus fase gugur Piala Dunia 2026.
"Wasit bertindak tidak adil. Dia telah menyia-nyiakan kerja keras satu bangsa. Gelar juara ini memang sudah diarahkan untuk Argentina," kata Hassan.
Pelatih yang mengoleksi 177 penampilan bersama Timnas Mesir itu bahkan melontarkan kritik yang lebih tajam terkait hasil pertandingan tersebut.
"Ini jelas merupakan pertandingan yang sudah diatur hasilnya dan seluruh dunia menyaksikannya," kata Hassan.
"Ada satu hal lagi yang ingin saya sampaikan: jika mereka begitu menginginkan Argentina memenangkan Piala Dunia ini, mengapa repot-repot mengundang tim lain untuk datang dan bertanding di dalamnya?" .
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








