Akurat Logo

Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Puji Pemain Cadangan dalam Kemenangan Prancis Atas Maroko

Zainal Hasan | 10 Juli 2026, 17:33 WIB
Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Puji Pemain Cadangan dalam Kemenangan Prancis Atas Maroko
Pelatih Tim Nasional Prancis, Didier Deschamps (tengah), saat menyapa penonton usai laga Prancis vs Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Amerika Serikat, Kamis (9/7/2026). X_befootball

AKURAT.CO, Prancis kembali menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa saat memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Tak hanya mengandalkan para bintang utama, Les Bleus juga mendapat kontribusi penting dari pemain pelapis, termasuk gelandang muda Warren Zaire-Emery.

Pelatih Didier Deschamps secara khusus menyoroti penampilan Warren Zaire-Emery usai Prancis mengalahkan Maroko 2-0 pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026) WIB.

Meski baru dimainkan sebagai pemain pengganti, gelandang berusia 20 tahun itu dinilai langsung mengubah ritme permainan tim.

"Selain hasil pertandingan hari ini, pemain seperti Warren, yang sebelumnya belum bermain satu menit pun, masuk dan langsung memberikan dampak yang luar biasa," kata Didier Deschamps dikutip dari Reuters.

Menurut Didier Deschamps, kekuatan Prancis pada Piala Dunia 2026 bukan hanya terletak pada kualitas pemain inti.

https://www.akurat.co/bola/872462/prancis-vs-maroko-mbappe-dan-dembele-cetak-gol-kemenangan-les-bleus-ke-semifinal

Ia menilai seluruh anggota skuad mampu memberikan kontribusi ketika kesempatan datang, sehingga tim tetap tampil kompetitif di setiap pertandingan.

Pelatih berusia 57 tahun itu juga mengungkapkan bahwa kebersamaan yang terjalin selama turnamen menjadi salah satu modal terbesar Les Bleus.

Hubungan yang erat antara pemain dan staf pelatih membuat seluruh anggota tim selalu siap menjalankan tugas masing-masing.

"Ini juga merupakan sebuah perjalanan manusia. Saya memilih mereka, dan saya hidup bersama mereka setiap hari dengan penuh kebahagiaan," ujarnya.

Deschamps menambahkan, kualitas individu para pemain tetap menjadi fondasi utama keberhasilan Prancis.

Menurutnya, keberadaan pemain-pemain berkelas dunia memudahkan tim pelatih dalam menerapkan strategi di lapangan.

"Memiliki pemain-pemain berkualitas adalah hal yang sangat mendasar. Kesuksesan staf pelatih datang melalui para pemain, meskipun mungkin saya juga melakukan beberapa hal dengan benar," ucapnya.

Pada laga melawan Maroko, Prancis sebenarnya sempat mendapat tekanan setelah Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti di babak pertama.

Namun, Deschamps memastikan kegagalan tersebut tidak memengaruhi mental tim maupun kepercayaan terhadap sang kapten.

"Kami memang kurang efektif. Penalti kami berhasil digagalkan pada babak pertama dan kami juga menciptakan beberapa peluang lainnya. Tetapi tidak pernah ada keraguan, terutama terhadap Kylian," tutur Deschamps.

Kesabaran Prancis akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua melalui gol Ousmane Dembele dan Kylian Mbappe yang memastikan kemenangan 2-0.

Hasil itu mengantar Les Bleus melangkah ke semifinal dan menjaga peluang tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Meski kembali difavoritkan menjadi juara, Deschamps menegaskan timnya belum ingin memikirkan partai puncak.

Fokus penuh kini diarahkan untuk menghadapi semifinal dan menjaga konsistensi performa hingga akhir turnamen.

"Namun para pemain saya sudah terbiasa dengan situasi seperti ini dan mereka tidak akan terlena," tegas Deschamps.

"Saat ini kami tidak memikirkan apa pun selain pertandingan semifinal pada 14 Juli. Fokus kami sepenuhnya ada di sana."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.