Akurat Logo

Debut di Bali United Berujung Blunder, Jay Herdman Akui Kecewa tapi Tetap Antusias

Zainal Hasan | 19 Agustus 2026, 15:28 WIB
Debut di Bali United Berujung Blunder, Jay Herdman Akui Kecewa tapi Tetap Antusias
Pesepakbola asal Selandia Baru, Jay Herdman, semasa bermain untuk Cavalry FC di liga Kanada. X/Cavalry FC.

AKURAT.CO, Jay Herdman mengawali perjalanan bersama Bali United dengan pengalaman yang campur aduk.

Baru diperkenalkan sebagai pemain anyar pada Selasa (18/8/2026), gelandang berusia 22 tahun itu langsung mendapat kesempatan tampil dalam laga Dewata Challenge Series 2026 menghadapi Persib Bandunh.

Jay Herdman masuk pada menit ke-79 untuk menggantikan Remco Balk. Meski baru bergabung, pelatih Johnny Jansen langsung memberikan kesempatan kepada pemain asal Selandia Baru tersebut untuk merasakan atmosfer pertandingan bersama tim barunya.

Namun, debut tersebut tidak sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Jay Herdman menjadi bagian dari momen yang mengubah jalannya pertandingan ketika melakukan kesalahan pada menit ke-87.

Sepakannya justru mengarah kepada Balsa Sekulic. Pemain Persib itu kemudian memanfaatkannya untuk mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.

Kesalahan tersebut terlihat cukup membekas bagi Jay. Raut kecewa tampak dari wajahnya setelah gol tercipta, sebelum rekan-rekannya memberikan dukungan untuk menenangkan sang pemain.

https://www.akurat.co/bola/883081/lengkapi-slot-pemain-asing-ini-alasan-bali-united-rekrut-jay-herdman

Tidak lama berselang, Bali United kembali kehilangan momentum setelah Gabriel Mutombo mencetak gol kemenangan pada menit ke-90 melalui sundulan. Laga tersebut akhirnya dimenangi Persib dengan skor 3-2.

Jay mengakui dirinya kecewa karena kesalahan tersebut. Meski demikian, ia tetap melihat sisi positif karena akhirnya bisa menjalani pertandingan pertamanya bersama Bali United.

“Saya senang bisa menjalani debut saya. Tapi saya kecewa dengan kesalahan yang terjadi,” kata Jay.

Pemain yang sebelumnya memperkuat Cavalry FC di Canadian Premier League itu kini memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi. Ia masih memiliki waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru sebelum kompetisi resmi dimulai.

Jay juga sudah tidak sabar menjalani pertandingan pertamanya di Super League 2026-2027. Ia menilai kompetisi tersebut akan menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya.

“Kelihatannya ini liga yang bagus. Saya antusias untuk segera bermain. Jadi, sampai jumpa bulan September dan saya sangat menantikannya,” ujarnya.

Menariknya, Jay merupakan putra pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Namun, ia tidak ingin terlalu terbebani dengan status tersebut dan memilih fokus terhadap prosesnya bersama Bali United.

Jay mengungkapkan pesan yang diberikan sang ayah kepadanya. John Herdman meminta putranya tetap menjalankan hal-hal yang selama ini sudah dilakukan dan terus berkembang.

Sementara itu, Johnny Jansen tidak ingin terburu-buru memberikan penilaian terhadap performa Jay. Menurutnya, pemain anyar membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan, rekan setim, serta sistem permainan yang diterapkan.

“Bisa dilihat bahwa dia punya kemampuan bermain bola yang baik, jadi itu hal yang bagus. Tapi bagi saya, ini masih terlalu dini untuk memberikan penilaiannya penuh,” kata Jansen.

Jansen juga melihat Jay memiliki potensi untuk memberikan kontribusi lebih besar setelah menjalani lebih banyak sesi latihan dan pertandingan. Ia bahkan menilai sang pemain memiliki peluang untuk mencetak gol pada laga debutnya tersebut.

“Seperti kebanyakan pemain asing baru, mereka tentu memulai dari bawah dan terus berkembang selangkah demi selangkah. Jadi dia butuh waktu untuk berkembang dan sejauh ini, saya puas dengan apa yang saya lihat,” tutur Jansen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.