Akurat Logo

Jatah Pemain Asing Masih Tersisa, Persebaya Surabaya Ogah Sekadar Penuhi Kuota

Zainal Hasan | 20 Agustus 2026, 18:41 WIB
Jatah Pemain Asing Masih Tersisa, Persebaya Surabaya Ogah Sekadar Penuhi Kuota
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa timnya tetap mengincar kemenangan sekaligus memanfaatkan laga ini untuk menyempurnakan persiapan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027 - Persebaya

AKURAT.CO, Persebaya Surabaya tidak akan gegabah mengontrak pemain asing dalam Super League 2026-2027. Tim berjuluk Bajul Ijo itu akan mempertimbangkan kebutuhan tim terlebih dahulu.

Persebaya Surabayamemilih bergerak cermat dalam mendatangkan pemain asing. Manajemen beserta tim pelatih enggan terburu-buru memenuhi kuota pendaftaran pemain asing tanpa memperhitungkan skema kebutuhan taktis tim secara mendalam.

Diutarakan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, bahwa aspek kualitas teknis dan kesesuaian karakter jauh lebih berharga ketimbang sekadar memenuhi kuota pilar asing secara kuantitas.

"Pada saat ini bursa transfer masih terbuka, sehingga hingga batas waktu berakhir, segala kemungkinan tetap bisa terjadi. Kami bisa saja menambah satu pemain asing, tidak menambah sama sekali, atau justru merekrut pemain lokal baru," kata Tavares dipetik situs resmi I.League.

Persebaya sendiri masih memiliki kuota pemain asing untuk Super League 2026-2027. Saat ini Persebaya baru memiliki sepuluh pemain asing.

Mereka antara lain mengisi sektor pertahanan dengan diperkuat oleh Risto Mitrevski (Makedonia Utara), Walber Mota (Brasil/Portugal), Jefferson Silva (Brasil), dan Yuran Fernandes (Tanjung Verde).

Sementara itu, lini tengah diisi oleh Gledson Paixao (Brasil), Francisco Rivera (Meksiko), dan Diogo Ramalho (Portugal). Adapun barisan depan dihuni oleh trio penyerang Alex Martins (Brasil), Miguel Pereira (Portugal), dan Yann Kevin Mabella (Kongo).

https://akurat.co/bola/883768/tahap-akhir-persiapan-super-league-2026-2027-persebaya-surabaya-terbang-ke-thailand

Sementara berdasarkan ketentuan I.League, setiap klub kasta tertinggi diperbolehkan mendaftarkan maksimal sebelas pemain asing.

Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan pemain dapat masuk dalam daftar susunan pemain (DSP) dan maksimal tujuh pemain dapat bermain bersamaan di atas lapangan pada waktu yang sama.

Kehadiran pemain anyar tidak serta-merta menjamin peningkatan kualitas daya gempur maupun ketahanan benteng pertahanan sebuah tim secara otomatis. Evaluasi mendalam terhadap potensi skuad yang ada terus dilakukan sebelum mengambil keputusan akhir di bursa transfer.

"Kami berharap bisa memiliki tim yang bagus, karena itulah target utama kami. Namun, terkadang bukan berarti dengan hadirnya satu pemain baru kita langsung menjadi lebih baik," jelas pelatih berpaspor Portugal ini.

Aturan regulasi penggunaan legiun asing di lapangan juga menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan strategi tim. Efisiensi komposisi pemain lokal dan asing harus berjalan seimbang guna menjaga keharmonisan internal tim.

"Mendatangkan pemain hanya demi menggenapi kuota sebelas pemain asing menurut saya tidak masuk akal, sebab kita hanya bisa memainkan tujuh pemain di lapangan dan dua pemain di bangku cadangan. Skuad ini bukan hanya berisi pemain asing, karena bagi saya, pemain lokal adalah jantung dari tim ini," tandas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Sikap selektif Persebaya menegaskan bahwa kedalaman skuad yang solid hanya dapat dibangun melalui asas kebutuhan taktis, bukan sekadar memenuhi ambisi belanja pemain di bursa transfer.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.