TC di Thailand Bukan Hanya Soal Kebugaran, Bernardo Tavares Ingin Ikatan Pemain Persebaya Makin Kuat

AKURAT.CO, Pemusatan latihan Persebaya Surabaya di Thailand menjelang bergulirnya Super League 2026-2027 bukan sekadar agenda untuk menggenjot kondisi fisik pemain.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memanfaatkan rangkaian pemusatan latihan tersebut untuk membangun fondasi tim, terutama dari sisi kekompakan dan mentalitas.
Bagi Bernardo Tavares, persiapan menghadapi kompetisi panjang membutuhkan lebih dari sekadar pemain yang memiliki kebugaran prima.
Skuad juga harus memiliki ikatan kuat agar mampu melewati berbagai situasi sulit yang kemungkinan muncul sepanjang musim.
Kesempatan menghabiskan waktu bersama selama menjalani TC di Thailand menjadi modal penting untuk mewujudkan hal tersebut.
Para pemain tidak hanya bertemu ketika latihan atau pertandingan, tetapi menjalani aktivitas bersama dalam waktu yang jauh lebih panjang.
"Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan," kata Tavares dikutip dari situs resmi I.League.
"Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam. Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun."
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menilai kebersamaan semacam ini dapat membuat para pemain semakin memahami karakter satu sama lain.
Menurutnya, kedekatan di luar lapangan nantinya bisa memberikan dampak ketika tim menghadapi pertandingan.
Pemain diharapkan tidak hanya memahami rekan setimnya sebagai kolega, tetapi juga mampu saling membantu ketika berada dalam tekanan.
"Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga. Ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain," ujarnya.
Membangun mentalitas pemenang juga menjadi bagian penting dari agenda Tavares selama TC.
Ia ingin setiap pemain memahami tanggung jawabnya dan tidak ragu memberikan kontribusi lebih kepada tim.
Hal tersebut menjadi perhatian karena Persebaya baru saja mendapatkan hasil positif di turnamen pramusim.
Tavares tidak ingin keberhasilan tersebut hanya menjadi cerita sebelum kompetisi resmi dimulai.
Semangat dan mentalitas yang terbentuk selama pramusim harus dibawa ke panggung Super League.
Persebaya membutuhkan konsistensi ketika menghadapi kompetisi dengan intensitas dan tekanan yang lebih tinggi.
"Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim," tutur Tavares.
"Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik."
Dengan demikian, TC di Thailand menjadi bagian penting dari upaya Persebaya membentuk tim yang lebih solid.
Bukan hanya soal seberapa kuat pemain secara fisik, tetapi seberapa siap mereka berdiri bersama ketika kompetisi mulai memasuki fase-fase sulit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 20 Agustus 2026: Watak Weton Kamis Wage Punya Cita-Cita Tinggi
- 2Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 3Link Cek Desil Kemensos Agustus 2026 dan Cara Mengeceknya
- 410 Merek Tertua di Indonesia yang Masih Bertahan, Ada yang Berusia 144 Tahun
- 5Kode Redeem FF Hari Ini, 20 Agustus 2026: Cek Daftar Kode dan Cara Klaim Hadiahnya!
- 6Danantara Ungkap Biang Kerok Motor Listrik Sulit Berkembang di Indonesia
- 7Beredar Ajakan Demo 27 Agustus, Bamus Betawi: Sama-sama Kita Jaga Jakarta
- 8Klaim Kubu Febrie Adriansyah Dipatahkan MAKI, Gugatan Praperadilan Ternyata Singgung Uang dan Emas 74 Kilogram
- 9Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas Rampas Hak Jemaah demi Fee Percepatan
- 10Klaim Kubu Febrie Adriansyah Dipatahkan MAKI, Gugatan Praperadilan Ternyata Singgung Uang dan Emas 74 Kilogram





