Pemain dan Eks Pemain Tuntut Perubahan di FIFA, Dorong Pelengseran Gianni Infantino

AKURAT.CO, Tekanan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, kini datang dari pemain. Tuntutan perubahan disuarakan oleh anggota Panel Suara Pemain (Player's Voice Panel) FIFA, Mikael Silvestre.
Sikap ini disampaikan oleh Mikael Silvestre melalui akun X-nya pada Senin (24/8/2026). "Cukup sudah," tulis eks pemain Manchester United dan Arsenal tersebut.
Unggahan tersebut diunggah-ulang oleh pemain Tim Nasional Inggris Putri, Lucy Bronze, eks pemain Timnas Prancis juara dunia 1998, Emmanuel Petit, dan bekas Kiper Timnas Inggris, David James.
Tanpa menyebut secara gamblang, tuntutan perubahan yang diajukan Mikel Silvestre dipahami sebagai permintaan agar Gianni Infantino lengser dari jabatan Presiden FIFA.
Ini merupakan imbas dari proposal penjualan saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE) yang diajukan Gianni Infantino beberapa waktu lalu.
Mikael Silvestre menulis bahwa pemain dan eks pemain mengalami kekhawatiran yang sama dengan rencana penjualan saham Piala Dunia oleh Infantino.
Mantan bek Tim Nasional Prancis itu juga mengingatkan bahwa sudah terlalu lama FIFA mengambil keputusan yang tak melibatkan pemain.
https://www.akurat.co/bola/879666/luis-figo-gianni-infantino-harus-pergi-dari-fifa-sekarang
"Kita melihat permainan yang kita cintai jauh mengapung dari nilai-nilai intinya di bawah kepemimpinan FIFA saat ini," tulis Mikael Silvestre.
"Sudah terlalu lama kita melihat keputusan-keputusan besar diambil tanpa pemain diajak berkonsultasi atau dipertimbangkan, dan tanpa menganggap penggemar yang mempertahankan olahraga ini.
"Perubahan diperlukan. Kekuasaan telah mengaburkan kemampuan kepemimpinan saat ini untuk membedakan kepentingannya sendiri dan apa yang terbaik untuk sepakbola."
Silvestre sendiri adalah salah satu dari 16 anggota Panel Suara Pemain yang sejatinya dibentuk FIFA untuk memantau dan memberikan saran dalam hal membasmi rasisme di sepakbola.
Di sisi lain, eks pemain yang kini menjadi Presiden Sepakbola Kamerun, Samuel Eto'o, justru mengambil sikap mendukung Infantino.
Eks penyerang Barcelona dan Inter Milan itu tak percaya bahwa Infantino melakukan kesalahan. Eto'o menyebut bahwa Infantino berjasa membangun sepakbola di negara-negara kecil dan tertinggal.
"Infantino telah mengubah sepakbola. Dia memberikan peluang kepada negara-negara yang tak punya kesempatan untuk ambil bagian di turnamen paling indah, Piala Dunia," kata Samuel Eto'o.
"Dia telah membantu benua (Afrika) kami. Dia membantu federasi kami banyak berkembang secara cepat, dan kami perlu mengutarakan itu."
Nasib Infantino sebagai Presiden FIFA akan ditentukan pada kongres yang akan digelar di Rabat, Maroko, Maret 2027. Kongres tersebut akan menggelar pemilihan presiden FIFA periode 2027-2031.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








