UEFA Bersiap Bawa Gianni Infantino ke Meja Hukum dengan Tuduhan Kejahatan Mismanajemen
AKURAT.CO, Sementara Gianni Infantino tampaknya melakukan “safari” untuk menggalang dukungan pada Pemilihan Presiden FIFA mendatang, tekanan dari kolega Eropanya tak berkurang.
Terakhir, Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) secara terbuka mengatakan bahwa mereka sedang menyiapkan gugatan hukum terhadap Gianni Infantino sehubungan proposal penjualam saham Piala Dunia ke pihak swasta.
UEFA menyebut bahwa tindakan Gianni Infantino menjual saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE) sebagai “kejahatan penyalahgunaan manajemen”.
“UEFA dan pihak-pihak berkepentingan lainnya bersiap untuk mengajukan klaim tindakan kejahatan di Swiss terhadap Infantino dan beberapa penasehat serta pejabat FIFA yang lain karena kejahatan penyalahgunaan manajemen,” kata UEFA dipetik dari BBC.
UEFA menyajikan data bahwa pada 28 Juli 2026 Gianni Infantino dalam kapasitasnya sebagai Presiden FIFA telah mengumumkan penjualan saham Piala Dunia kepada pihak swasta tanpa berkonsultasi dengan anggota FIFA atau Dewan FIFA.
“Pengumuman oleh Infantino adalah penyingkapan rencana kepada publik di mana dia dan lingkaran kecil para konspirator telah menunjukkan dan dilaporkan dikembangkan secara rahasia lebih dari satu tahun,” kata UEFA.
Melalui penjualan saham FIFA, Infantino menawarkan tambahan bantuan dana yang jumlah totalnya bisa mencapai USD40 miliar atau Rp723,8 miliar per tahun.
UEFA dan dua koleganya di Asia (AFC) dan Amerika Tengah-Utara-Karibia (Concacaf) menentang usulan tersebut. Alhasil, Infantino akhirnya membatalkan FFE dan menyatakan permintaan maaf.
FIFA saat ini dalam kondisi terbelah mengenai dukungan pencalona Infantino sebagai Presiden FIFA periode 2027-2031 yang akan digelar pada Kongres FIFA di Rabat, Maroko, Maret mendatang.
Jika UEFA, AFC, dan Concacaf melawannya, konfederasi Afrika (CAF), Amerika Selatan (Conmebol), dan Oseania mendukung pria asal Swiss berusia 56 tahun tersebut.
Infantino sendiri dalam beberapa waktu terakhir mengunjungi sejumlah tempat untuk menunjukkan partisipasinya sebagai kandidat Presiden FIFA.
Agustus ini saja ia mengunjungi kejuaraan U-14 Persatuan Sepakbola Karibia di Punta Cana, Republik Dominika. Terakhir Infantino turut memberikan trofi juara Piala AFF kepada Tim Nasional Vietnam di Hanoi, Rabu (26/8/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








