Jelang Pemilu 2024, Kiai Kampung Di Madura Doa Bersama Untuk Kemajuan Indonesia

AKURAT.CO Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia menggelar selawat dan doa bersama di tanah Madura untuk keselamatan serta kemajuan bangsa Indonesia.
Selawat dan doa bersama itu dilantunkan di Dusun Bujaan, Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim).
Koordinator Daerah Kowarteg Madura, Syaifullah mengatakan, acara itu digelar bersama para tokoh masyarakat dan kiai kampung yang ada di Kabupaten Sumenep.
Mereka menginginkan agar Indonesia selalu diberikan kedamaian dan ketentraman melalui kepemimpinan terbaik bangsa bersama Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Baca Juga: Penyanyi Legenda Tom Jones Siap Gelar Konser Di Jakarta, Intip Jadwal, Lokasi Dan Harga Tiketnya
“Alhamdulillah respons masyarakat positif, Pak Ganjar dan Pak Mahfud sangat mengena di hati para tokoh masyarakat dan kiai kampung di Madura,” kata Syaifullah.
Di samping itu, Syaifullah mengatakan bahwa masyarakat Madura merindukan sosok pasangan pemimpin yang tegas, bersih, dan tulus mengayomi seluruh masyarakat.
Menurut Syaifullah, kepemimpinan tersebut merupakan karakteristik Ganjar-Mahfud yang terlihat dari pengalaman keduanya di pemerintahan selama ini.
“Karena cinta kami, semoga Pak Ganjar dan Pak Mahfud bisa kembali datang ke Madura untuk doa bersama buat Indonesia,” tutur Syaifullah.
Baca Juga: Bawaslu Pastikan Siap Tangani Pelanggaran Pemilu 2024
Sementara itu, salah satu Kiai Kampung di Madura KH Mansyur berharap Indonesia semakin baik dan bersih di tangan Ganjar-Mahfud sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.
“Pak Ganjar sering turun ke masyarakat, ramah menghadapi masyarakat, juga melihat sosok berdua ini orangnya memang tegas untuk menata masa depan bangsa,” pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







