Akurat
Pemprov Sumsel

Siapa Itu Bertha Mini Jama? Wanita yang Hilang dan Ditemukan Tewas di Gudang Kimia Farma Samarinda

Shalli Syartiqa | 19 Maret 2024, 19:43 WIB
Siapa Itu Bertha Mini Jama? Wanita yang Hilang dan Ditemukan Tewas di Gudang Kimia Farma Samarinda

AKURAT.CO Geger penemuan mayat wanita di gudang Kimia Farma Samrinda, Kalimantan Timur.

Mayat wanita yang ditemukan cleaning service Kimia Farma Samarinda tersebut diketahui bernama Bertha Mini Jama (56).

Lebih lanjut, Bertha Mini Jama sempat menghilang sejak 31 Januari 2024.

Keluarga telah melakukan upaya pencarian di berbagai lokasi untuk mencari Bertha Mini Jama yang tiba-tiba menghilang.

Sebelumnya, Bertha telah meminta izin kepada keluarganya untuk pergi berobat ke RSJD Atma Husada. Namun, setelah itu ia menghilang tanpa jejak.

Selain itu, Bertha diketahui juga sempat izin menumpang di toilet Kimia Farma Samarinda.

Pasca penemuan mayat di gudang Kimia Farma Samarinda, pihak Kimia Farma menyatakan bahwa rekaman dari sistem CCTV telah diserahkan kepada pihak Kepolisian.

Namun, terungkap bahwa beberapa bagian rekaman telah terhapus.

Dampaknya, keluarga Bertha melakukan demonstrasi di depan Apotek Kimia Farma, yang mengakibatkan penutupan sementara toko tersebut oleh pihak berwenang.

Baca Juga: 7 Fakta Penemuan Mayat Membusuk di Kimia Farma Samarinda, Ditemukan oleh Cleaning Service Hingga CCTV Terhapus

Lantas, siapa itu Bertha Mini Jama? Wanita yang ditemukan tewas di gudang Kimia Farma Samarinda. 

Siapa itu Bertha Mini Jama?

Bertha Mini Jama ternyata adalah seorang Aparatur Sipil Negara di Kementerian Agama Samarinda.

Bertha Mini Jama lahir pada tahun 1968, yang berarti saat ini ia berusia 56 tahun.

Lebih lanjut, Bertha Mini Jama merupakan warga Kelurahan Handi Bakti, Samarinda, Kalimantan Timur.

Tetapi, Bertha bukan asli samarinda, melainkan berasal dari Marosson, Kurra, Tana Toraja

Sebagai pekerjaan sehari-hari, Bertha adalah seorang guru di Samarinda, Kalimantan Selatan.

Bertha Mini Jama diketahui telah menjalani perawatan di RSJD Atma Husada sebelum menghilang.

Buntut kasus penemuan mayat di Kimia Farma, Kepala Polresta Samarinda Komisaris Besar Pol, Ary Fadli, menyatakan bahwa hasil autopsi menunjukkan bahwa Bertha tidak terindikasi tanda-tanda kekerasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.