Akurat
Pemprov Sumsel

Pipa Air Baku Bocor, PAM JAYA Pastikan Pasokan Air Bersih di Jakarta Tak Terganggu

Citra Puspitaningrum | 23 Agustus 2024, 15:01 WIB
Pipa Air Baku Bocor, PAM JAYA Pastikan Pasokan Air Bersih di Jakarta Tak Terganggu

AKURAT.CO Pipa transmisi air baku Perum Jasa Tirta II (PJT II) mengalami kebocoran di Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan. Kebocoran diduga terjadi akibat pengerjaan proyek pembangunan saluran kawasan Kecamatan Setiabudi oleh Suku Dinas Sumber Air (Sudin SDA).

"Kami menyesalkan terjadinya insiden ini dan berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan secara tepat waktu. Kami juga terus berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan, PJT II, dan PAM JAYA untuk mempercepat proses normalisasi situasi," kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan Santo kepada wartawan, Jumat (23/8/2024).

Santo mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab dengan melakukan perbaikan. Dia memastikan perbaikan itu akan membutuhkan waktu sepekan.

Baca Juga: Tarif Air PAM Jaya Paling Ekonomis, Termurah di Jabodetabek

"Mulai 23 hingga 30 Agustus 2024. Situasi ini turut berdampak pada suplai air bersih PAM JAYA ke pelanggan di 84 kelurahan se-Jakarta," ujarnya.

Walikota Jakarta Selatan, Munjirin, menyebut pihaknya turut memfasilitasi terkait rencana penanganan kebocoran pipa dan secara intensif melakukan koordinasi dengan Unit Kerja Perangkat Daerah dan instansi terkait.

"Mengingat masifnya potensi gangguan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mendukung pihak-pihak yang terlibat untuk secepatnya melakukan rehabilitasi agar situasi tertangani. Dengan demikian, distribusi air baku oleh PJT II serta air bersih oleh PAM JAYA ke masyarakat dapat normal kembali," kata Munjirin.

Sementara itu, Direktur Pelayanan PAM JAYA Syahrul Hasan menyebut, saat ini PAM JAYA telah menyiapkan sejumlah antisipasi terkait suplai air baku yang berkurang. Salah satunya dengan menambahkan suplai air baku dari PJT II pulih.

Baca Juga: PAM Jaya Bangun IPA Buaran III Demi Kejar Target Air Perpipaan

PAM JAYA membutuhkan waktu sepekan, mulai 30 Agustus-5 September 2024 untuk menormalisasi kuantitas distribusi air bersih ke pelanggan.

"PAM JAYA berkomitmen untuk meminimalkan gangguan pelayanan yang dialami masyarakat, terutama pada jam sibuk. Kami juga mengimbau agar pelanggan bersedia untuk membatasi penggunaan air untuk sementara waktu," kata Syahrul Hasan.

Syahrul menambahkan, bantuan sementara tangki air juga tersedia bagi pelanggan PAM JAYA lain yang membutuhkan. Ketua RW di wilayah terdampak cukup menghubungi layanan pelanggan 24 jam Lapor PAM pada nomor 1500-223.

"Selain itu, kami juga menyiagakan bantuan penyediaan air bersih melalui truk tangki air bagi lokasi pelayanan publik, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial," kata Syahrul Hasan.

Berikut Daftar Area Terdampak:

Jakarta Selatan

1. Kecamatan Setiabudi (5 kelurahan) : Kuningan Timur, Karet Semanggi, Setiabudi, Karet, Karet Kuningan.
2. Kecamatan Kebayoran Baru (8 kelurahan) : Senayan, Selong, Rawa Barat, Petogogan, Melawai, Kramat Pela, Gunung, Petogogan.
3. Kecamatan Mampang Prapatan (1 kelurahan) : Kuningan Barat.
4. Kecamatan Tebet (7 kelurahan) : Tebet Barat, Tebet Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Manggarai, Manggarai Selatan, Menteng Dalam dan sekitarnya.

Jakarta Pusat

1. Kecamatan Tanah Abang (7 kelurahan) : Gelora, Bendungan Hilir, Petamburan, Kebon Melati, Karet Tengsin, Kebon Kacang, Kampung Bali.
2. Kec Gambir (6 kelurahan) : Cideng, Petojo Selatan, Gambir, Petojo Utara, Duri Pulo, Kebon Kelapa.
3. Kecamatan Menteng (3 kelurahan) : Kebon Sirih, Cikini, Gondangdia.
4. Kecamatan Sawah Besar (4 kelurahan) : Mangga Dua Selatan, Pasar Baru, Kartini, Karang Anyar.

Jakarta Barat

1. Kecamatan Taman Sari (8 kelurahan) : Maphar, Taman Sari, Krukut, Tangki, Mangga Besar, Pinangsia, Mangga Besar Selatan, Glodok.
2. Kecamatan Palmerah (5 kelurahan) : Kota Bambu Selatan, Slipi, Kota Bambu Utara, Palmerah, Kemanggisan.
3. Kecamatan Grogol Petamburan (8 kelurahan) : Tomang, Jati Pulo, Grogol, Jelambar Baru, Jelambar, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Wijaya Kusuma.
4. Kecamatan Tambora (10 kelurahan) : Pekojan, Duri Selatan, Duri Utara, Krendang, Jembatan Lima, Tambora, Tanah Sereal, Roa Malaka, Jembatan Besi, Angke.
5. Kecamatan Kebon Jeruk (7 kelurahan) : Duri Kepa, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kelapa Dua, Sukabumi Selatan.

Jakarta Timur

Kecamatan Makasar (1 kelurahan) : Kebon Pala.

Jakarta Utara

1. Kecamatan Penjaringan (3 kelurahan) : Pejagalan, Penjaringan, Pluit.
2. Kecamatan Pademangan (1 kelurahan) : Ancol.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.