Kementan Lakukan Panen Raya Kelompok Tani di Sela Penyelenggaraan Bunex 2024

AKURAT.CO Kabar baik datang dari Kelompok Tani Kedaung Indah di Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Tangerang, yang berhasil memanfaatkan lahan tidur seluas 25 hektare untuk meningkatkan produksi pertanian.
Poktan mengolah lahan yang sebelumnya tidak terpakai dan kini tengah menikmati hasil dari kerja keras mereka dengan melakukan panen raya.
Di sela gelaran Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) kali ketiga 2024 di Tangerang, Kementerian Pertanian tetap terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan demi antisipasi darurat pangan.
Sebelumnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan lahan tidur di wilayah yang telah terbengkalai selama tiga tahun terakhir.
Demi memperkuat produksi pangan nasional dan mempercepat pencapaian swasembada pangan.
Menyambut kabar baik tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, mengatakan, saat ini petani sedang melakukan panen raya, dengan bantuan pompa dan sebagian swadaya, diharapkan akan melakukan penanaman ketiga pada akhir September 2024.
"Lahan tidur yang dikelola oleh Kelompok Tani Kedaung Indah selama beberapa tahun terakhir telah dimanfaatkan secara produktif dengan berbagai jenis tanaman pangan. Dukungan dari pemerintah melalui bantuan pompa serta kontribusi swadaya dari para petani telah memungkinkan mereka untuk meningkatkan kapasitas irigasi. Hal ini memberi harapan besar bagi peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut," jelasnya.
Baca Juga: BNPT Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan Mitra Deradikalisasi di Sumatera Utara
Menurut Heru, setelah berhasil melakukan dua kali penanaman dalam setahun, kelompok tani ini menargetkan akan melakukan penanaman ketiga pada akhir September 2024.
Dengan infrastruktur irigasi yang lebih baik, petani berharap hasil produksi terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal.
"Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi petani lain untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur yang belum tergarap, sehingga sektor pertanian di wilayah tersebut bisa terus berkembang dan mendukung ketahanan pangan lokal serta nasional," ujarnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (22/9/2024).
Salah satu anggota kelompok tani mengungkapkan rasa syukur atas panen raya ini dan mengharapkan peningkatan hasil di masa mendatang.
"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan pompa air. Ini memberi kami semangat untuk terus berusaha meningkatkan produksi, apalagi dengan rencana tanam ketiga nanti," ujarnya.
Kementan melalui Ditjen Perkebunan terus lakukan penguatan pertanian, baik itu pangan maupun perkebunan.
Selain digelarnya kegiatan Bunex, jaga pangan tetap dipantau dan dikawal, berjalan berkesinambungan, memastikan ketahanan pangan nasional terjaga dan mendorong penguatan perkebunan juga berjalan harmonis.
Baca Juga: PSBS Biak vs Persebaya Surabaya: Sundulan Flavio Silva Bawa Bajul Ijo ke Puncak Klasemen
"Perkebunan memiliki potensi strategis di masa depan karena bisa menjadi sumber energi terbarukan. Di mana Indonesia dihadapkan pada dua tantangan besar, seperti pemenuhan kebutuhan pangan nasional dan mengatasi ketergantungan pada energi fosil," ujar Heru.
Demi menyinergikan semua insan perkebunan agar bersama-sama saling menguatkan perkebunan Indonesia, Kementan melalui Ditjen Perkebunan yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggelar Bunex kali ketiga tahun ini.
Di sini menampilkan berbagai inovasi, beragam produk perkebunan hingga memberikan ruang untuk insan perkebunan, baik petani, UMKM maupun pelaku usaha perkebunan lainnya bertemu dan menjalin kerja sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









