Akurat
Pemprov Sumsel

DPRD Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

Citra Puspitaningrum | 8 Oktober 2024, 23:48 WIB
DPRD Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

AKURAT.CO Wakil Ketua DPRD DKl Jakarta, Ima Mahdiah, mengungkapkan anggaran sekolah swasta gratis mencapai Rp1,7 triliun. Hal tersebut dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Tingginya anggaran tersebut, lantaran masih terdapat anak-anak kurang mampu yang mengenyam pendidikan di sekolah swasta. Apalagi, karena harus membayar setiap bulannya akhirnya mereka mesti menunggak biaya sekolah.

"Kalau enggak salah Rp1,7 triliun karena banyaknya anak-anak yang tidak mampu yang dia harus sekolah di swasta," kata Ima kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2024).

Baca Juga: Basri Baco: Pendidikan Jadi Perhatian Serius Pasangan RIDO, Sekolah Gratis Hingga Beasiswa Kuliah Untuk Setiap Keluarga

Dia menegaskan, anggaran jumbo tersebut akan dipakai untuk membiayai anak-anak di Jakarta yang putus sekolah. Dia berharap melalui program sekolah gratis tidak ada lagi anak-anak yang tak merasakan bangku sekolah.

"Akhirnya mereka putus sekolah, kita cari solusi. Kalau anak negeri, dia sudah gratis," jelasnya.

Saat ini, pihaknya tengah fokus agar program sekolah swasta gratis bisa terlaksana. Dengan mengutamakan anak-anak yang kurang mampu bisa bersekolah di sekolah swasta secara gratis.

"Jadi kita prioritaskan untuk anak-anak yang memang di sekolah swasta tapi tidak mampu," ujarnya.

Program ini terus dikaji oleh Dinas Pendidikan dan baru akan terlaksana tahun depan. Nantinya, penerapannya berlaku dari tingkat SD, SMP, dan SMA bukan untuk sekolah yang memiliki taraf ekonomi menengah ke atas.

"Yang pasti bukan sekolah-sekolah menengah atas, yang pasti sekolah-sekolah menengah bawah yang hampir ada di tiap kelurahan, tiap kecamatan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.