DPRD Usul Ormas di Jakarta Diberdayakan: Tapi Harus Ada Aturan yang Jelas

AKURAT.CO Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mengusulkan agar organisasi masyarakat (ormas) di Jakarta tetap diberdayakan.
Menurutnya, ormas memiliki peran penting dalam pembangunan kota, terutama jika diatur dengan jelas. Bahkan di negara-negara maju seperti Jepang, Ormas diakomodasi dengan baik dan diharapkan bisa berkolaborasi dengan pemerintah.
"Di negara maju seperti Jepang, ormas ini harus diakomodir juga. Jadi pemerintah juga harus bisa berkolaborasi dengan ormas. Cuma, harus ada aturan main yang jelas," kata Kenneth dalam rapat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di gedung DPRD Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Baca Juga: Pemerintah Perangi Premanisme Berkedok Ormas, Kemenkopolkam: Penegakan Hukum Jadi Prioritas
Namun, tanpa adanya aturan yang jelas, ormas dapat beroperasi dengan cara masing-masing. Oleh karena itu, dibutuhkan aturan yang mengikat agar tidak merugikan semua pihak terutama warga Jakarta.
Jika ormas dibiarkan tanpa aturan yang jelas, justru bisa berisiko menimbulkan kebocoran-kebocoran. Salah satu contohnya, yaitu masalah parkir liar di Jakarta yang sebagian besar dikelola oleh ormas.
"Kalau dicuekin, semuanya jalan sendiri-sendiri. Akibatnya, ada kebocoran yang sangat besar," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Kenneth memberikan masukan agar ormas tidak hanya diberdayakan, tetapi juga diajak berkolaborasi dengan pemerintah untuk menciptakan sistem yang lebih jelas dan terkontrol.
Dengan demikian, dia berharap masalah-masalah seperti parkir liar bisa diselesaikan dengan lebih baik dan transparan. "Ormas-ormas ini kita rangkul, kita berikan ruang kepada mereka supaya bisa berkolaborasi dengan kita. Jadi masalah hitung-hitungannya jelas," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








