Wapres Gibran: GP Ansor Mitra Strategis Pemerintah Percepat Pembangunan Nasional

AKURAT.CO Organisasi kemasyarakatan (ormas) memiliki peran strategis dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan nasional.
Kolaborasi pemerintah dan ormas dinilai menjadi kunci terciptanya tata kelola pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berbasis kekuatan sosial masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029 di Pondok Pesantren As Shodiqiyah, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, kemarin.
Wapres menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam merealisasikan visi, misi, dan program pembangunan nasional.
Karena itu, kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan keagamaan seperti GP Ansor, menjadi langkah penting agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pemerintah butuh mitra yang mengakar kuat dan mau terjun ke masyarakat. Pemerintah butuh anak muda bersemangat maju, dan di sinilah peran GP Ansor sudah terbukti memegang nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Wapres, Senin (3/11/2025).
Gibran juga menekankan bahwa GP Ansor telah melahirkan generasi muda yang berakhlak baik serta kuat dalam pemahaman agama, dan kini perlu memperkuat kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Akhlak dan ngaji sudah baik, tapi harus diimbangi dengan ilmu untuk menjawab tantangan zaman. Kita ingin mencetak santri ahli blockchain, artificial intelligence, robotik, dan biotek,” tegasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Airbus A400M Mampu Dukung Misi Kemanusiaan dan Evakuasi di Gaza
Wapres menuturkan, pemerintah membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi organisasi kepemudaan dan keagamaan dalam mendukung percepatan target pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Mohon dikawal program-program seperti MBG, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Bantuan Sosial agar terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran,” katanya.
Ia juga menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto kepada kader Ansor.
“Presiden Prabowo baru pulang dari Korea untuk tugas kenegaraan dan menitip pesan terima kasih atas komitmen Ansor dalam menjaga persatuan serta nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Wapres.
Di akhir sambutan, Wapres mengucapkan selamat bertugas kepada Pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah Periode 2025–2029.
Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan komitmennya untuk terus menyiapkan kader muda yang tangguh, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Selain fokus pada keagamaan dan kaderisasi, seluruh kader harus memiliki inovasi, SDM yang maju, dan menjadi katalisator pembangunan anak muda di daerah masing-masing,” ujarnya.
Addin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar manfaat kehadiran Ansor semakin dirasakan masyarakat.
“Kader harus produktif, menjadi penggerak usaha gotong royong, dan bermitra dengan semua pihak—mulai dari Dandim, Polsek, kelurahan, hingga pemerintah daerah sesuai semangat undang-undang,” tandasnya.
Baca Juga: Exco PSSI Tegaskan Tak Ada Pembicaraan Untuk Mengembalikan Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








