Pramono Resmikan IPA Pesanggrahan, Bisa Penuhi Kebutuhan Air di 10 Kelurahan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan. Keberadaan IPA tersebut, menjadi bagian dari upaya mencapai target cakupan air bersih 100 persen di Jakarta.
"Sampai saat ini cakupan air bersih di Jakarta sudah 74,24 persen. Ini hal yang menggembirakan dan mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa 80 persen," kata Pramono, di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025).
IPA Pesanggrahan memiliki kapasitas produksi 750 liter per detik, dengan sumber air baku dari Sungai Pesanggrahan di wilayah Banten. Karena itu, peresmian juga dihadiri Gubernur Banten dan Wali Kota Tangerang Selatan.
"Sebagian pasokan air dari instalasi ini akan dialirkan untuk kebutuhan warga Tangerang Selatan," jelasnya.
Baca Juga: Ketua Dewas PAM Jaya Sindir PSI: Francine Tidak Paham, IPO Air Bersih Justru demi Warga Jakarta
Adapun instalasi tersebut ditargetkan dapat melayani 45 ribu sambungan rumah di 10 kelurahan yang tersebar di 3 kecamatan.
Sebelumnya, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyatakan optimisme terhadap pencapaian target 100 persen akses air bersih pada 2030.
Menurutnya, pencapaian pemasangan sambungan baru pada 2024 menjadi bukti nyata komitmen PAM Jaya dalam melayani warga Jakarta.
"Investasi berkelanjutan pada infrastruktur, teknologi dan SDM akan terus kami lakukan untuk mencapai target ini. Di tahun 2025, kami akan bekerja lebih keras agar setiap warga Jakarta mendapatkan akses air minum yang layak," ujar Arief.
PAM Jaya, sebagai operator utama penyedia air bersih di Jakarta, akan terus berupaya memastikan kedaulatan air bagi seluruh warga demi mewujudkan Jakarta sebagai kota yang lebih sehat dan berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








