Bakal Ada LPDP Versi Jakarta, 100 Pelajar Bakal Dikirim ke Luar Negeri Tiap Tahunnya

AKURAT.CO Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jakarta, Abdul Aziz, memastikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pendidikan akan menjadi dasar hukum bagi program beasiswa luar negeri, yang digagas Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
Program yang dijuluki sebagai LPDP versi Jakarta ini, disiapkan khusus bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Seluruh biaya pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, dengan target 100 penerima setiap tahun mulai 2026.
"Tadi kami sudah menanyakan hal itu terkait dengan rencana Gubernur Jakarta yang akan memberikan beasiswa ke luar negeri bagi siswa-siswa lulusan SMA, dan Alhamdulillah itu sudah terakomodir di Raperda ini," kata Aziz di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Baca Juga: Siap-siap, Gojek Kembali Sediakan Beasiswa Kuliah S1 untuk Anak Mitra Driver
Selain soal beasiswa, Raperda Penyelenggaraan Pendidikan juga memuat aturan penting lainnya seperti bantuan bagi sekolah madrasah, agar mendapatkan fasilitas setara dengan sekolah umum. Kebijakan ini untuk menghapus ketimpangan pendidikan antara sekolah negeri, swasta, maupun berbasis agama.
"Kami mengingatkan, ke depan tidak ada lagi ketidakadilan dalam bidang pendidikan. Sekolah negeri maupun berbasis agama, mau namanya madrasah atau apa pun, harus punya perlakuan dan standarisasi yang sama. Sehingga keadilan dalam pendidikan bisa dirasakan oleh seluruh warga Jakarta," tegasnya.
Aziz juga meminta dukungan masyarakat, agar Raperda tersebut segera disahkan menjadi payung hukum pendidikan gratis dan merata di Jakarta. Dia berharap, setelah aturan ini berlaku, tidak ada lagi pelajar yang putus sekolah di Jakarta.
"Kami memohon doa dan dukungan agar Raperda ini dijalankan, disosialisasikan, dan diawasi dengan baik oleh warga Jakarta. Jangan sia-siakan kesempatan sekolah gratis di Jakarta. Mudah-mudahan Jakarta bisa menjadi pelopor dalam memberikan fasilitas terbaik di bidang pendidikan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








