Akurat
Pemprov Sumsel

Waspada, Penipuan via WhatsApp Catut Foto Wali Kota Agustina untuk Kepentingan Pribadi

Oktaviani | 4 Desember 2025, 08:50 WIB
Waspada, Penipuan via WhatsApp Catut Foto Wali Kota Agustina untuk Kepentingan Pribadi

AKURAT.CO Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan melalui aplikasi WhatsApp (WA) yang mencatut nama dan menggunakan foto Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, demi kepentingan pribadi.

Peringatan ini dikeluarkan setelah ditemukan nomor WhatsApp ber-registrasi palsu yang memasang foto Wali Kota sebagai profil guna meyakinkan calon korban.

Informasi dari Wakasatintel Polres Semarang menyebutkan bahwa sudah ada warga yang dirugikan akibat aksi tersebut.

"Asisten Pemerintahan Sekda Kota Semarang, Mukhamad Khadik, menegaskan bahwa nomor yang digunakan pelaku merupakan registrasi palsu dan hanya berfungsi di aplikasi WA. Menurut Wakasatintel, nomor tersebut tidak akan muncul di kontak telepon biasa jika diblokir, sehingga masyarakat perlu ekstra hati-hati,” ujarnya, Rabu (2/12/2025).

Khadik juga menegaskan, Wali Kota Agustina tidak pernah menghubungi masyarakat secara pribadi untuk meminta transfer dana dalam bentuk apa pun, termasuk melalui WhatsApp.

Karena sifat nomor palsu tersebut menyulitkan pemblokiran total oleh kepolisian, masyarakat diminta untuk mengambil langkah pencegahan mandiri, yakni:

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, 4 Desember 2025: Termurah Galeri Rp2.454.000 per Gram, Cocok Buat Investasi?

  1. Jangan Merespons: Abaikan sepenuhnya dan jangan menanggapi permintaan apa pun, terutama yang berkaitan dengan uang atau data pribadi.

  2. Blokir Mandiri: Segera blokir nomor mencurigakan tersebut melalui aplikasi WhatsApp maupun perangkat seluler.

  3. Laporkan: Catat nomor yang digunakan pelaku dan laporkan ke Polres atau Polsek terdekat agar dapat ditindaklanjuti.

  4. Verifikasi Informasi: Pastikan setiap informasi atau permintaan yang mengatasnamakan Wali Kota maupun Pemkot Semarang diverifikasi melalui saluran komunikasi resmi.

Pemkot Semarang mengajak masyarakat menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan rekan kerja guna mencegah lebih banyak korban.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.