Akurat
Pemprov Sumsel

Puluhan Rumah Sakit di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi, Layanan Kesehatan Dipastikan Tetap Berjalan

Ahada Ramadhana | 4 Januari 2026, 11:24 WIB
Puluhan Rumah Sakit di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi, Layanan Kesehatan Dipastikan Tetap Berjalan

AKURAT.CO Pemerintah terus berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan, dalam upaya penanganan bencana, pihaknya telah mengerahkan dan melakukan rotasi sekitar 3.200 relawan kesehatan, termasuk 500 tenaga dari Kemenkes dengan dukungan sektor swasta, organisasi profesi serta TNI.

"Setiap dua minggu kami lakukan rotasi relawan. Agar pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan pengungsian, tetap berjalan dengan baik," jelas Menkes, dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).

Dia menyatakan, bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera sangat berdampak signifikan terhadap sektor kesehatan. Tercatat sebanyak 87 rumah sakit terdampak dengan sembilan di antaranya sempat tidak dapat beroperasi.

Namun, atas dukungan lintas sektor saat ini, seluruh rumah sakit telah berangsur berfungsi kembali.

Baca Juga: Guru Terdampak Bencana Sumatera Dapat Tunjangan Rp35 Miliar: Terima Kasih Pak Prabowo

"Dalam waktu dua minggu, dengan bantuan semua pihak, seluruh rumah sakit yang terdampak sudah bisa beroperasi kembali," ucap Menkes.

Selain rumah sakit, sebanyak 867 puskesmas turut terdampak. Sekitar 180 puskesmas sempat tidak beroperasi dan hingga saat ini tersisa empat puskesmas di Aceh yang masih proses pemulihan akibat kerusakan berat.

Menkes juga menyoroti kondisi pengungsi yang hingga kini masih menampung sekitar 300 ribu jiwa di lebih dari 1.000 titik pengungsian, termasuk 76 desa terpencil dengan akses sangat terbatas.

"Ada daerah yang hanya bisa ditempuh dengan perahu, kendaraan khusus, bahkan sepeda motor trail dengan waktu tempuh sampai enam jam. Ini yang terus menjadi perhatian kami," katanya.

Menkes mengapresiasi peran Palang Merah Indonesia dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Dia menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah, PMI dan berbagai mitra menjadi kunci percepatan pemulihan layanan kesehatan.

Ke depan, pemulihan empat puskesmas yang tersisa memerlukan dukungan alat berat berukuran kecil. Agar dapat menjangkau ruang-ruang fasilitas yang tertimbun lumpur.

Baca Juga: Komisi IV DPR Minta Pemerintah Buat Badan Khusus Tangani Dampak Bencana Sumatera

Menkes menambahkan, Presiden Prabowo Subianto menekankan agar bantuan kemanusiaan diberikan secara cepat dan dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh elemen bangsa.

"Presiden Prabowo menekankan bahwa kita harus membantu dengan cepat, lalu bergotong royong bersama karena (bencana) ini adalah masalah kita bersama. Indonesia kuat karena modal sosialnya," ujarnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK