Pemerintah Pastikan TKD Aceh Tidak Dipotong Usai Intervensi DPR

AKURAT.CO Pemerintah memastikan tidak akan memotong Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi pemulihan bencana antara DPR dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah, yang dipimpin Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR, Sufmi Dasco Ahmad, sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sabtu (10/1/2026).
Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, secara langsung meminta kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar anggaran TKD Aceh tidak dipotong, mengingat kondisi daerah yang masih terdampak bencana.
“Pak Menteri, kami mohon efisiensi anggaran untuk Aceh dapat dikembalikan pada tahun 2026,” ujar Fadhlullah dalam rapat.
Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa persoalan tersebut sejatinya sudah masuk dalam rencana pembahasan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, ia mengaku belum sempat menyampaikannya secara langsung.
“Kan saya sudah bilang untuk kita tanyakan, tapi belum berani ngomong sama Presiden,” ucap Purbaya.
Ia menegaskan Aceh merupakan salah satu provinsi yang terdampak cukup parah oleh bencana di Sumatera, sehingga seharusnya tidak mengalami pemotongan TKD.
“Dananya ada, dana bukan kendala. Anda pakai saja. Nanti saya pasti ngomong, atau minta saja Pak Ketua yang bicara,” kata Purbaya sembari menunjuk Sufmi Dasco Ahmad.
Baca Juga: Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Tidak Bau dan Tetap Awet
Purbaya juga sempat menanyakan besaran pemotongan anggaran yang dialami Aceh.
“Itu potongannya cukup besar. Anda kena berapa, 30 atau 40 persen?” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Dasco langsung menghubungi Presiden Prabowo Subianto di tengah rapat untuk meminta kepastian agar TKD Provinsi Aceh tidak dipotong.
Bahkan, Dasco menyerahkan telepon genggamnya kepada Menkeu Purbaya agar keputusan tersebut dapat dipastikan langsung.
Tak berselang lama, Presiden Prabowo menyetujui permintaan tersebut. Pemerintah pun memastikan TKD Aceh tetap utuh.
“Jadi jelas, untuk tahun ini anggaran Anda akan penuh seperti tahun lalu, tidak akan dipotong,” kata Menkeu Purbaya.
Ia pun mengakui bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut rapat sebelumnya yang belum sempat ia selesaikan.
“Dulu saya mau bicara tapi belum sempat karena ke sana ke sini. Barusan Pak Ketua sudah telepon dan Pak Presiden bilang setuju. Jadi aman semuanya. Ini tindak lanjut rapat kemarin yang saya lalai, Pak Ketua yang menjalankan. Terima kasih Pak Ketua,” ujar Purbaya.
Sebagai informasi, pada 2025 anggaran TKD secara nasional mencapai Rp919,9 triliun.
Sementara untuk 2026, anggaran awal yang diajukan sebesar Rp650 triliun, sebelum akhirnya ditambah Rp43 triliun menjadi Rp693 triliun dalam pembahasan bersama DPR.
Aceh sebelumnya mengalami pemangkasan anggaran sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara sejumlah daerah lain dipangkas hingga 30–35 persen.
Baca Juga: Penderita Diabetes Tetap Boleh Makan Buah Manis, Ini Syarat dan Caranya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








