Komisi B DPRD Jakarta Dukung Transformasi 153 Pasar Jadi Pusat Budaya dan Wisata

AKURAT.CO Komisi B DPRD Jakarta mendukung penuh rencana transformasi 153 pasar di Jakarta untuk menjadi ruang publik. Tidak hanya berperan sebagai pusat ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai pusat budaya, sosial, sekaligus destinasi wisata.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jakarta, Wahyu Dewanto, menilai langkah yang digagas Gubernur Jakarta Pramono Anung sebagai terobosan strategis untuk mengangkat wajah pasar tradisional, agar lebih modern dan berdaya saing global.
"Menurut saya, upaya Gubernur untuk mentransformasi 153 pasar di Jakarta agar tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga berkembang menjadi pusat kegiatan budaya, sosial, dan destinasi wisata kelas dunia perlu didukung," kata Wahyu kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga: NISP Bakal Buyback Saham Rp1 Miliar di Tengah Volatilitas Pasar
Dia menegaskan, transformasi besar ini tidak bisa diwujudkan secara instan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta harus menyiapkan perencanaan matang dan konsisten dalam pelaksanaannya.
"Ini tentu membutuhkan keseriusan dan waktu yang tidak singkat," ucapnya.
Baca Juga: Jaga Harga, 1,7 Ton Cabai Rawit Masuk Pasar Induk Kramat Jati
Menurutnya, proses transformasi harus diawali dengan pemetaan menyeluruh terhadap kebutuhan setiap pasar. Aspek pengelolaan, infrastruktur, hingga pola kolaborasi antarpemangku kepentingan perlu dirancang secara sistematis agar seluruh pihak memiliki arah dan tujuan yang sama.
"Langkah ini penting untuk melihat aspek-aspek apa saja yang diperlukan dalam mewujudkan rencana tersebut, termasuk pola pengorganisasiannya agar seluruh stakeholder yang terlibat terbiasa dan fokus pada tujuan akhir yang sama," jelasnya.
Dia optimistis, jika seluruh pihak menunjukkan komitmen yang kuat, program ini dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. "Kesungguhan semua pihak pada akhirnya akan melahirkan dukungan yang kuat agar transformasi ini segera terwujud," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







