Akurat
Pemprov Sumsel

Pantau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Yogyakarta, Menko Polkam: Kita Ditakdirkan untuk Melayani Masyarakat

Ayu Rachmaningtyas | 5 Maret 2026, 07:19 WIB
Pantau Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Yogyakarta, Menko Polkam: Kita Ditakdirkan untuk Melayani Masyarakat
Menko Polkam, Djamari Chaniago, meninjau arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Tugu Yogyakarta. (Kemenko Polkam)

AKURAT.CO Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Menko Polkam, Djamari Chaniago, melakukan pemantauan di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (4/3/2026).

Kunjungan Menko Polkam ini untuk memastikan pelaksanakan arus mudik Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman.

"Kita ini sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat. Terlebih pada saat sekarang ini," ujar Menko Polkam, saat meninjau persiapan arus mudik Lebaran di Yogyakarta International Airport.

Ia mendorong agar pelayanan di bandara dilakukan dengan persiapan baik. Selain respons cepat terkait jadwal penerbangan, Menko Polkam meminta pengelola bandara terbuka jika ada maskapai yang ingin melakukan penerbangan selama 24 jam.

"Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu. Sehingga hubungan kita dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam," jelasnya.

Demikian saat berkunjung ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Menko Polkam berpesan kepada jajaran PT KAI untuk tetap bersemangat dan memberikan pelayanan terbaik dalam momen hari raya mendatang.

"Sudah menjadi konsekuensi bagi para pekerja yang berada di sektor pelayanan publik tidak pernah merasakan libur saat hari raya," ucapnya.

Baca Juga: Catat, Tansjakarta Beroperasi Mulai Pukul 09.00 WIB Saat Lebaran

Menko Polkam juga meminta kepada pengelola Stasiun Tugu untuk memperhatikan pembagian tugas pegawai dengan baik. Hal ini dimaksud agar para pegawai yang bekerja tetap efektif dan profesional di tengah arus mudik dan arus balik nantinya.

"Saya ingin katakan agar atur pembagian tugas dengan baik, jangan sampai menimbulkan kelengahan, kelelahan dan kejenuhan. Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil," jelasnya.

Menko Polkam menekankan agar PT KAI berkomunikasi dengan forkopimda khususnya pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran tugas melayani masyarakat.

Ia meyakini bahwa seluruh pegawai yang bekerja di bandara dan stasiun mampu melaksanakan tugas dengan baik karena ini adalah bentuk dedikasi untuk kepentingan rakyat dan masyarakat.

"Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan Lelah dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita," kata Menko Polkam.

Asisten Setda DI Yogyakarta Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aria Nugrahadi, mengatakan bahwa Pemprov DIY berharap kesiapan menyambut libur Lebaran terpantau dalam kondisi baik dan terkendali.

Ia menuturkan, beberapa saat yang lalu Pemprov DIY melakukan persiapan terkait arus mudik Lebaran. Seperti kemungkinan potensi lalu lintas pemudik yang akan masuk ke Yogyakarta mencapai 8 juta traffic per orang.

Baca Juga: Kemendagri Minta Pemda Tetap Siaga Jaga Harga Pangan hingga Lebaran

"Tentunya kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk bisa menyambut, melayani dalam rangkaian lebaran nanti menjadi lebih baik," kata Aria.

Sementara itu, General Manager YIA, Ruly Artha, mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan posko yang akan beroperasi penuh pada tanggal 11 Maret 2026 dengan melibatkan 669 personel.

Dijelaskan bahwa pihak bandara memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 13 Maret 2026.

"Bandara juga memfasilitasi permintaan airline yang ingin beroperasi 24 jam. Dan untuk antisipasi delay, kami dari pihak bandara turut serta memberikan pemahaman pada masyarakat karena ini juga masih menjadi salah satu hal yang cukup polemik," jelas Ruly.

Direktur Operasi PT KAI, Awan H. Purwadinata, menyampaikan puncak arus mudik Lebaran di Stasiun Tugu tidak terlalu ramai dibanding arus balik.

Strategi yang dilakukan dalam rangka antisipasi kepadatan saat libur Lebaran yaitu melakukan pemantauan daerah khusus.

"Berkaitan dengan terkait pintu perlintasan, ini yang masih menjadi masalah sehingga kami mengantisipasi agar pintu perlintasan yang resmi akan ada penjaganya," jelas Awan.

Dia menambahkan, KAI juga bekerja sama dengan BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca.

Baca Juga: Muhammadiyah Resmi Tetapkan Lebaran 2026, Cek Tanggalnya

"Intinya kami siap untuk melakukan pelayanan (arus mudik Lebaran). Kami juga butuh dukungan dari Kemenko Polkam terkait dengan peningkatan pelayanan," kata Awan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.