Penyerapan Tenaga Kerja di Jakarta Naik pada Triwulan Pertama 2026

AKURAT.CO Kinerja ketenagakerjaan di Provinsi Jakarta menunjukkan tren positif pada triwulan I-2026.
Hal itu disampaikan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam konferensi pers realisasi APBD di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Dia mengatakan, tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat menjadi 65,47 persen.
"Hal yang berkaitan dengan ketenagakerjaan ingin saya sampaikan bahwa kali ini untuk ketenagakerjaan di Jakarta tingkat partisipasinya juga mengalami peningkatan menjadi 65,47 persen," jelas Pramono.
Jumlah penduduk yang bekerja juga bertambah menjadi 5,18 juta orang atau naik sekitar 46,5 ribu. Selain itu, tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat 0,72 persen.
Baca Juga: Jakarta Siap Gelar FIA Rallycross World Cup 2026
"Sehingga dengan demikian hal berkaitan dengan ketenagakerjaan di Jakarta yang dulu orang mengkhawatirkan di triwulan pertama akan ada penurunan, alhamdulillah mengalami penaikan," kata Pramono.
Sektor perdagangan, akomodasi dan makan minum, serta pengangkutan dan pergudangan menjadi penyumbang utama penyerapan tenaga kerja di Jakarta.
Pemprov Jakarta akan terus memperluas akses kerja melalui berbagai program seperti magang lulusan SMK, job fair kolaboratif, mobile training unit, dan pelatihan kerja reguler.
"Kami akan terus memperluas akses kerja melalui pelatihan kerja reguler dan sebagainya," tandas Pramono.
Baca Juga: Jakarta Antisipasi Dampak El Nino, Fokus Pangan dan Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








