Redam Kekhawatiran Masyarakat, Pemprov Jakarta Harus Beri Edukasi Soal Hantavirus

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta diminta untuk memperkuat langkah mitigasi terkait potensi penyebaran Hantavirus. Edukasi yang jelas kepada masyarakat sangat diperlukan, di tengah kekhawatiran yang berkembang di media.
"Masyarakat sekarang banyak takut setelah melihat informasi di medsos. Pemerintah harus hadir memberikan edukasi yang jelas, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," kata Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jakarta, Yudha Permana, kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Dia berharap, penyebaran Hantavirus tidak meluas. Namun, pemerintah tetap harus menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terburuk.
Baca Juga: Pemerintah Harus Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Cegah Penyebaran Hantavirus
Dia juga mendorong adanya kajian khusus yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jakarta bersama pemerintah pusat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman penyakit tersebut.
"Nah, ini harus ada kajian khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat. Intinya harus siap sedia payung sebelum hujan, belajar dari pengalaman Covid-19," pungkasnya.
Baca Juga: Benarkah The Simpsons Prediksi Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar? Cek Penjelasannya!
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jakarta menemukan empat kasus dugaan Hantavirus di wilayah Jakarta. Dari jumlah tersebut, tiga pasien dinyatakan sembuh dengan gejala ringan, sementara satu orang masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Kepala Dinkes Provinsi Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan hingga saat ini belum ada tambahan kasus baru dan seluruh temuan masih terus dipantau pihak Dinkes.
"Sampai sekarang ini ada empat kasus yang sudah kita temukan. Tiga orang sudah sembuh dengan gejala ringan. Satu orang masih suspek," kata Ani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








