Kolaborasi Jakarta dan Wilayah Penyangga Penting untuk Cegah Lonjakan Penyakit Menular

AKURAT.CO Ketua Komisi E DPRD Jakarta, Muhammad Subki, mendorong kolaborasi lintas provinsi untuk menangani penyakit menular yang berpotensi meningkat saat musim hujan dan cuaca ekstrem.
Dia menilai, sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dan daerah penyangga menjadi strategi krusial mencegah penyebaran wabah. Dia menegaskan, ancaman penyakit menular tidak bisa ditangani secara parsial karena mobilitas warga antardaerah sangat tinggi.
"Kolaborasi ini penting agar ada penanggulangan secara bersama-sama, baik Jawa Barat maupun Jakarta," kata Subki kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga: Pramono Waspadai Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Jakarta
Menurut dia, Pemprov Jakarta perlu memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam layanan kesehatan masyarakat. Apalagi, wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Depok memiliki hubungan geografis yang sangat dekat dengan Jakarta.
Wilayah yang dimaksud mencakup Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Kedekatan wilayah ini, meningkatkan potensi persoalan kesehatan lintas daerah.
Baca Juga: Hore, Tarif MRT hingga Transjakarta Gratis Saat Lebaran 2026
Dia menyoroti sejumlah penyakit yang perlu diantisipasi secara serius, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan super flu. Selain itu, pencegahan juga harus menyasar penyakit menular lain seperti Tuberkulosis (TBC), hepatitis, campak, diare, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Subki menekankan, mobilitas masyarakat antara Jakarta dan Jawa Barat berkontribusi besar terhadap potensi penyebaran penyakit. Karena itu, solusi bersama menjadi kebutuhan mendesak. "Khususnya Depok, Bogor, Bekasi sekitarnya itu kan berdekatan. Jadi perlu ada solusi bersama," tegasnya.
Dia juga meminta agar kerja sama tersebut diformalkan agar penanganan penyakit menular bisa berjalan cepat dan efektif. "Kita melakukan kerja sama supaya penanganan masalah-masalah itu juga cepat teratasi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







