Akurat Logo

Pemprov Jakarta Periksa 41 Ribu Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026

Okto Rizki Alpino | 21 Mei 2026, 18:17 WIB
Pemprov Jakarta Periksa 41 Ribu Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta memeriksa puluhan ribu hewan kurban di ratusan tempat penampungan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026. (Dok. Dinas KPKP DKI Jakarta)

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memeriksa puluhan ribu hewan kurban di ratusan tempat penampungan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026, untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk dikurbankan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan hingga 20 Mei 2026 pihaknya telah memeriksa 41.833 ekor hewan kurban di 467 tempat penampungan hewan kurban yang tersebar di wilayah Jakarta.

"Jumlah tersebut terdiri dari 17.910 ekor sapi, 80 ekor kerbau, 20.323 ekor kambing, dan 3.534 ekor domba, dengan jumlah TPnHK mencapai 467 lokasi," kata Hasudungan kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: PalmCo Salurkan 1.713 Hewan Kurban hingga Daerah Banjir di Aceh

Dia menyebut, mayoritas hewan kurban yang diperiksa berada dalam kondisi sehat. Sementara beberapa hewan yang mengalami gangguan kesehatan, hanya menderita sakit ringan akibat kelelahan selama perjalanan distribusi.

"Sebagian besar hewan dalam kondisi sehat dan apabila ada yang sakit hanya sakit ringan akibat perjalanan," ujarnya.

Baca Juga: ​Idul Adha 2026: Dewi Perssik Sebar Hewan Kurban di 4 Kota, Siapkan Sapi 2,4 Ton untuk Jakarta

Hasudungan menegaskan, Dinas KPKP akan terus melakukan pengawasan rutin dan pemeriksaan berkala hingga pelaksanaan Iduladha, guna menjaga kesehatan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat.

"Dinas KPKP DKI Jakarta juga terus melakukan pengawasan rutin dan pemeriksaan berkala untuk memastikan kesehatan hewan kurban tetap terjaga hingga hari pelaksanaan Iduladha," tegasnya.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran penyakit hewan, serta memastikan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat aman dan memenuhi standar kesehatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.