Maksimalkan Potensi Kepri, Kemendagri Soroti Tantangan Tata Ruang dan Konflik Lahan

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menekankan, tata ruang yang baik menjadi kunci utama dalam mengembangkan berbagai potensi raksasa di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Penataan ruang di wilayah kepulauan ini wajib didukung koordinasi lintas sektor yang kuat, termasuk dalam melakukan mitigasi konflik lahan agar pembangunan daerah berjalan optimal serta berkelanjutan.
"Tentu tata ruangnya harus kita pastikan bisa terkendali, dan kita garap bersama-sama menjadi sumber [pendapatan daerah]," ujar Bima Arya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Graha Kepri, Kota Batam, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan kerja tersebut secara khusus mengevaluasi peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) di daerah dalam menjalankan program prioritas nasional, utamanya di sektor pertanahan dan tata ruang.
Bima Arya menjelaskan, Kepri memiliki karakteristik unik karena sebagian besar wilayahnya terdiri atas perairan, sementara wilayah daratannya sangat terbatas.
Padahal, daerah ini menyimpan potensi ekonomi luar biasa mulai dari manufaktur, perdagangan, kemaritiman, sumber daya alam, hingga pariwisata.
Pekerjaan rumah terbesar Pemda saat ini adalah memastikan ruang daratan yang terbatas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Mantan Wali Kota Bogor ini memetakan empat tantangan krusial di Kepri yang harus segera diatasi:
1. Degradasi lingkungan.
2. Kerentanan terhadap bencana alam.
3. Konflik pemanfaatan tata ruang.
4. Tingginya arus migrasi atau masuknya penduduk, khususnya di Kota Batam.
Baca Juga: Isu Liar Amandemen UUD 1945 Sasar Pemakzulan Wapres, Ketua MPR Buka Suara!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









