145 Gedung di Jakarta Punya 179 Water Mist, Dikerahkan Bantu Bersihkan Abu Vulkanik

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mencatat sebanyak 145 gedung di Jakarta kini dilengkapi 179 fasilitas water mist. Untuk itu, Pemprov Jakarta mendorong pemanfaatan fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pembersihan abu vulkanik di sejumlah wilayah ibu kota.
"Total ada 145 gedung di Jakarta yang telah dilengkapi water mist sebanyak 179," kata Pejabat Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta, Yogi Ikhwan, saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
Dia mengatakan, fasilitas water mist tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta dan kawasan Balai Kota. Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah water mist terbanyak, yakni 71 unit yang berada di 42 gedung.
Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Menurun, Warga Sekitar Gunung Anak Krakatau Diimbau Tetap Waspada
Berikut rincian fasilitas water mist yang tersedia di Jakarta:
Jakarta Pusat: 35 unit di 35 gedung
Jakarta Barat: 71 unit di 42 gedung
Jakarta Selatan: 50 unit di 50 gedung
Jakarta Timur: 14 unit di 10 gedung
Jakarta Utara: 7 unit di 6 gedung
Balai Kota: 2 unit di 2 gedung
Berdasarkan data tersebut sebagian besar fasilitas water mist berada pada gedung-gedung yang tersebar di wilayah perkotaan Jakarta dan dapat dimanfaatkan untuk membantu pengendalian debu di lingkungan sekitar.
Pemprov Jakarta terus menggunakan metode penyemprotan air berbentuk kabut halus berukuran mikro untuk membantu membersihkan debu dan abu vulkanis.
Langkah tersebut menjadi salah satu upaya mitigasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi mencapai wilayah Jakarta. Penyemprotan dilakukan untuk membantu menekan material abu yang berada di lingkungan permukiman maupun ruang publik lainnya.
Baca Juga: Cara Mencuci Pakaian yang Terkena Abu Vulkanik, Jangan Langsung Masukkan ke Mesin Cuci!!
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta pengelola gedung yang telah memiliki fasilitas water mist turut menggunakannya untuk membantu proses pembersihan abu vulkanis.
"Kami bahkan sudah meminta kepada gedung-gedung yang mempunyai fasilitas untuk waterways, kami minta untuk bisa dilakukan itu. Sehingga dengan demikian Jakarta tetap mengadakan itu," kata Pramono.
Keterlibatan gedung-gedung tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penanganan abu vulkanik, serta dapat berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan dari paparan material tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







