Penting! Bacaan Niat Puasa Tasua Besok, Lengkap dengan Keutamaannya

AKURAT.CO Umat Muslim disarankan untuk bersiap menyambut salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan di bulan Muharram.
Puasa Tasua yang dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram menjadi amalan pembuka sebelum menunaikan puasa Asyura pada keesokan harinya.
Baca Juga: Jadwal Puasa Asyura 2026 Versi Pemerintah dan NU yang Perlu Diketahui
Bagi Anda yang berniat melaksanakannya, mengamalkan amalan ini harus diawali dengan kesiapan hati dan pelafalan niat yang benar.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai bacaan niat puasa Tasua besok serta keutamaan luar biasa yang bisa Anda raih.
Bacaan Niat Puasa Tasua (9 Muharram)
Niat merupakan syarat sah dalam menjalankan ibadah berpuasa. Melafalkan niat bisa dilakukan pada malam hari atau sebelum terbit fajar. Berikut adalah bacaan niat puasa Tasu'a lengkap dengan teks Arab, transliterasi Latin, dan artinya:
Teks Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Taasuu'aa-a sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunah Tasu'a karena Allah Ta'ala."
Catatan: Karena ini merupakan puasa sunah, jika Anda lupa membaca niat pada malam hari, Anda masih diperbolehkan berniat di pagi hari hingga sebelum waktu zuhur tiba, dengan syarat belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
Mengapa Harus Puasa Tasu'a? Ini Keutamaannya
Puasa Tasu'a bukan sekadar ibadah pendamping, melainkan memiliki esensi penting yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut adalah keutamaan utama dari puasa Tasu'a:
1. Menyelisihi Kebiasaan Kaum Yahudi
Secara historis, kaum Yahudi juga menjalankan puasa pada tanggal 10 Muharram (Asyura) sebagai bentuk syukur atas selamatnya Nabi Musa AS dari kejaran Firaun.
Untuk membedakan sekaligus menjaga identitas ibadah umat Islam, Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila datang tahun depan, insya Allah kita akan berpuasa masing-masing pada tanggal sembilan (Muharram)." (HR. Muslim).
Meskipun Rasulullah SAW wafat sebelum sempat melaksanakannya di tahun berikutnya, para sahabat dan ulama sepakat bahwa berpuasa di tanggal 9 Muharram (Tasu'a) hukumnya adalah sunah muakkad (sangat dianjurkan) untuk mendampingi puasa Asyura.
2. Melengkapi Pahala Puasa Asyura
Berpuasa selama dua hari berturut-turut (tanggal 9 dan 10 Muharram) membantu umat Muslim menyempurnakan ibadah di bulan mulia ini.
Puasa Asyura sendiri memiliki keutamaan luar biasa, yaitu dapat menghapus dosa-dosa kecil setahun yang lalu.
3. Mengagungkan Bulan Muharram
Muharram adalah salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang disucikan).
Memperbanyak amal saleh, termasuk puasa sunah di bulan ini, memiliki nilai pahala yang berlipat ganda di sisi Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Link Live Streaming Argentina vs Austria Piala Dunia 2026: Nonton Gratis di TVRI!
- 2Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 3Relawan MBG Prihatin Operasional SPPG Dihentikan, Soroti Nasib Pekerja Dapur Gizi
- 4Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Saatnya Crescent-Stars Bangkit atau La Albirroja Ciptakan Kejutan?
- 5Kalender Jawa 22 Juni 2026: Watak Weton Senin Kliwon, Sosok Bijaksana yang Sulit Ditebak
- 6Prediksi Skor Kanada vs Qatar 19 Juni 2026: Les Rouges Diunggulkan, Mampukah The Maroon One Curi Poin di Vancouver?
- 7Prediksi Skor Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
- 8Prediksi Skor Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Adu Ketajaman Schick dan Ketangguhan Bafana Bafana
- 9Singgung Kebocoran Kekayaan Negara, Presiden Prabowo: Saya Disumpah Jaga Rakyat, Bukan Bicara Manis
- 10Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya dalam Kasus Korupsi MBG








