Akurat Logo
Bank Indonesia

Penting! Bacaan Niat Puasa Tasua Besok, Lengkap dengan Keutamaannya

Dani Zahra | 23 Juni 2026, 21:25 WIB
Penting! Bacaan Niat Puasa Tasua Besok, Lengkap dengan Keutamaannya
niat puasa Tasua. (Ai)

AKURAT.CO Umat Muslim disarankan untuk bersiap menyambut salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan di bulan Muharram.

Puasa Tasua yang dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram menjadi amalan pembuka sebelum menunaikan puasa Asyura pada keesokan harinya.

Baca Juga: Jadwal Puasa Asyura 2026 Versi Pemerintah dan NU yang Perlu Diketahui

Bagi Anda yang berniat melaksanakannya, mengamalkan amalan ini harus diawali dengan kesiapan hati dan pelafalan niat yang benar.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai bacaan niat puasa Tasua besok serta keutamaan luar biasa yang bisa Anda raih.


Bacaan Niat Puasa Tasua (9 Muharram)

Niat merupakan syarat sah dalam menjalankan ibadah berpuasa. Melafalkan niat bisa dilakukan pada malam hari atau sebelum terbit fajar. Berikut adalah bacaan niat puasa Tasu'a lengkap dengan teks Arab, transliterasi Latin, dan artinya:

Teks Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Taasuu'aa-a sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunah Tasu'a karena Allah Ta'ala."

Catatan: Karena ini merupakan puasa sunah, jika Anda lupa membaca niat pada malam hari, Anda masih diperbolehkan berniat di pagi hari hingga sebelum waktu zuhur tiba, dengan syarat belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.


Mengapa Harus Puasa Tasu'a? Ini Keutamaannya

Puasa Tasu'a bukan sekadar ibadah pendamping, melainkan memiliki esensi penting yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut adalah keutamaan utama dari puasa Tasu'a:

1. Menyelisihi Kebiasaan Kaum Yahudi

Secara historis, kaum Yahudi juga menjalankan puasa pada tanggal 10 Muharram (Asyura) sebagai bentuk syukur atas selamatnya Nabi Musa AS dari kejaran Firaun.

Untuk membedakan sekaligus menjaga identitas ibadah umat Islam, Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila datang tahun depan, insya Allah kita akan berpuasa masing-masing pada tanggal sembilan (Muharram)." (HR. Muslim).

Meskipun Rasulullah SAW wafat sebelum sempat melaksanakannya di tahun berikutnya, para sahabat dan ulama sepakat bahwa berpuasa di tanggal 9 Muharram (Tasu'a) hukumnya adalah sunah muakkad (sangat dianjurkan) untuk mendampingi puasa Asyura.

2. Melengkapi Pahala Puasa Asyura

Berpuasa selama dua hari berturut-turut (tanggal 9 dan 10 Muharram) membantu umat Muslim menyempurnakan ibadah di bulan mulia ini.

Puasa Asyura sendiri memiliki keutamaan luar biasa, yaitu dapat menghapus dosa-dosa kecil setahun yang lalu.

3. Mengagungkan Bulan Muharram

Muharram adalah salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang disucikan).

Memperbanyak amal saleh, termasuk puasa sunah di bulan ini, memiliki nilai pahala yang berlipat ganda di sisi Allah SWT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Dani Zahra
Reporter
Dani Zahra
Dani Zahra