Tata Cara Puasa Syawal 1445 H Lengkap: Jadwal, Bacaan Niat dan Doanya

AKURAT.CO Puasa Syawal adalah amalan sunnah yang dikerjakan selama enam hari usai Hari Raya Idul Fitri.
Puasa ini memiliki banyak keutamaan, salah satunya diampuni selama setahun yang lalu.
Baca Juga: Liburan Seru di Malang dan Batu, Intip 10 Destinasi Wisata yang Buka Saat Lebaran 2024!
Hukumnya sunnah muakkadah artinya sangat dianjurkan bagi seseorang yang tidak memiliki utang pada puasanya di bulan Ramadhan. Hal ini tertuang dalam sabda Rasulullah SAW yaitu:
"Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun." (HR Muslim)
Lantas, bagaimana tata cara, niat, doa dan jadwal dari puasa Syawal 1445 H? Berikut ini informasi selengkapnya.
Jadwal Puasa Syawal 1445 H
Puasa Syawal dimulai setelah selesai Hari Raya Idul Fitri atau tepatnya pada tanggal 1 Syawal. Berikut adalah jadwal puasa Syawal 1445 H:
- Puasa Syawal dimulai pada tanggal 1 Syawal 1445 H.
- Puasa Syawal berlangsung selama enam hari berturut-turut setelah Hari Raya Idul Fitri.
Artinya awal puasa Syawal 1445 H jatuh setelah 10 April 2024, yakni mulai 11 April 2024 dan berakhir pada 16 April 2024.
Apabila berhalangan, Anda masih dapat melakukan puasa Syawal pada hari lain, asalkan dilakukan sebelum bulan Syawal berakhir.
Niat dan Tata Cara Puasa Syawal 1445 H
Dikutip dari laman Kementerian Agama, Kamis (11/4/2024), prosedur puasa sunnah Syawal sama seperti puasa pada umumnya yaitu dengan menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
1. Melafalkan niat puasa Syawal, yang berbunyi
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah taala."
Namun, karena ini adalah puasa sunnah, jika seseorang lupa berniat pada malam hari, ia diizinkan untuk berniat pada siang harinya. Berikut adalah niat puasa Syawal yang bisa dibaca pada siang hari.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatisy Syawwâli lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah taala."
2. Makan sahur
3. Menahan diri dari hawa nafsu dan hal yang membatalkan puasa
4. Berbuka puasa.
Baca Juga: 5 Makna Idul Fitri Menurut Para Ulama, Salah Satunya Puncak Kemenangan Spiritual
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






