Akurat
Pemprov Sumsel

Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal: Panduan dan Niat yang Tepat, Simak Latinnya!

Melly Kartika Adelia | 24 Februari 2025, 20:25 WIB
Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal: Panduan dan Niat yang Tepat, Simak Latinnya!

AKURAT.CO Kematian menandai akhir perjalanan seseorang di dunia, dan mereka hanya menunggu di alam kubur hingga tibanya hari kiamat.

Meskipun jasad mereka tidak lagi bersama kita, doa yang tulus dari orang-orang terdekat dapat menjadi pelipur dan membawa ketenangan bagi mereka yang telah pergi. Namun, bagaimana cara yang tepat untuk mengirim doa bagi orang yang telah meninggal? Berikut penjelasannya.

 Baca Juga: Tiga Petinggi FK Undip Jadi Tersangka Kasus Kematian Dokter Aulia Risma

Doa dengan Menyebut Nama Orang yang Didoakan

Salah satu cara mendoakan orang yang telah meninggal adalah dengan menyebut namanya, seperti yang dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam Al-Majmu’.

Menurutnya, pahala doa yang ditujukan kepada seseorang akan sampai jika dimohonkan secara khusus kepada Allah. Pendapat ini diperkuat oleh Ibnu Sholah, yang menyarankan untuk menyebutkan nama dengan jelas, termasuk nama ayahnya, misalnya "Fulan bin Fulan" untuk laki-laki dan "Fulanah binti Fulan" untuk perempuan.

Doa untuk Ayah

Ketika seorang ayah meninggal, doa dari anak yang saleh sangat berharga. Doa ini bisa dibaca:

"Khushuushon ilaa ruuhi abii ... (sebut nama ayah) bin ... (nama kakek). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah."

Dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Doa untuk Ibu

Ibu adalah sosok yang membesarkan dan membimbing anak hingga dewasa. Kehilangan ibu tentu menyisakan kesedihan mendalam. Doa untuk ibu bisa dibaca sebagai berikut:

"Khushuushon ilaa ruuhi ummii ... (sebut nama ibu) binti ... (nama kakek). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah."

Kemudian bacalah Surat Al-Fatihah.

Doa untuk Suami

Bagi seorang istri, kehilangan suami adalah duka besar. Doa ini dapat membantu memberikan ketenangan bagi suami di alam kubur:

"Khushuushon ilaa ruuhi zaujii ... (sebut nama suami) bin ... (nama ayahnya). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah."

Dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah.

Doa untuk Istri

Jika istri meninggal lebih dulu, doa dari suami juga sangat bermakna. Berikut doanya:

"Khushuushon ilaa ruuhi zaujatii ... (sebut nama istri) binti ... (nama ayahnya). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah."

Kemudian bacalah Surat Al-Fatihah.

Doa untuk Anak Perempuan

Kehilangan anak perempuan tentu menyisakan duka mendalam. Doa yang dapat dipanjatkan adalah:

"Khushuushon ilaa ruuhi ibnati ... (sebut nama anak perempuan). Allahumaghfir lahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal faatihah."

Lanjutkan dengan Surat Al-Fatihah.

 Baca Juga: Sinopsis Film Cold Pursuit, Aksi Balas Dendam Pengemudi Truk Salju Atas Kematian Putranya!

Doa untuk Anak Laki-laki

Anak laki-laki yang meninggal lebih dulu juga dapat didoakan dengan cara berikut:

"Khushuushon ilaa ruuhi ibnii ... (sebut nama anak laki-laki). Allahumaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah."

Kemudian bacalah Surat Al-Fatihah.

Doa-doa ini adalah bentuk kasih sayang yang terus mengalir, meskipun mereka telah tiada. Semoga doa-doa yang dipanjatkan sampai kepada mereka dan amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.