Urutan Sholat Malam yang Benar: Jenis, Niat, dan Keutamaannya dalam Islam

AKURAT.CO Banyak umat Islam ingin menjalankan sholat malam, tetapi masih bingung urutan sholat malam yang benar. Sebagian orang hanya mengenal sholat tahajud, padahal ada beberapa sholat sunnah lain yang juga bisa dilakukan di malam hari.
Padahal, sholat malam memiliki keutamaan besar dalam Islam. Selain menjadi waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah, malam juga menjadi momen penuh keberkahan untuk memohon ampunan, ketenangan hati, dan berbagai kebaikan hidup.
Lalu sebenarnya sholat malam apa saja yang bisa dilakukan, bagaimana urutannya, dan apa saja bacaan niatnya? Berikut panduan lengkapnya.
Urutan Sholat Malam Secara Singkat
Secara umum, urutan sholat malam yang sering dianjurkan para ulama dimulai setelah sholat Isya dan ditutup dengan sholat witir.
Urutan sholat malam yang umum dilakukan adalah:
Sholat sunnah wudu
Sholat tobat
Sholat hajat
Sholat tahajud
Sholat witir
Urutan ini bukan aturan yang wajib. Seorang Muslim bisa menjalankan sebagian saja sesuai kemampuan. Bahkan dua rakaat sholat malam sudah sangat bernilai di sisi Allah.
Sebagian besar orang yang mencari topik ini di Google biasanya ingin mengetahui tiga hal utama: jenis sholat malam yang bisa dilakukan, urutan pelaksanaannya, serta bacaan niatnya. Informasi ini penting sebagai panduan ibadah praktis, terutama bagi Muslim yang ingin mulai rutin melaksanakan sholat malam.
Keutamaan Sholat Malam dalam Islam
Sholat malam termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bahkan menyebutnya sebagai sholat terbaik setelah sholat wajib.
Rasulullah bersabda:
"Sholat yang paling utama setelah sholat fardu adalah sholat malam."
(HR Muslim)
Selain itu, malam juga merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa setiap malam ada waktu khusus ketika doa seorang hamba akan dikabulkan oleh Allah.
Hal ini menunjukkan bahwa sholat malam bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi juga kesempatan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon berbagai kebaikan dunia maupun akhirat.
Urutan Sholat Malam yang Dianjurkan
Berikut penjelasan tata cara sholat malam dan urutannya yang umum dilakukan oleh umat Islam.
1. Sholat Sunnah Wudu
Sholat ini dikenal sebagai syukrul wudu, yaitu sholat sunnah yang dilakukan setelah berwudu.
Biasanya dikerjakan sebanyak dua rakaat sebagai pembuka ibadah malam.
Sholat ini menjadi bentuk syukur atas kesucian diri setelah berwudu.
2. Sholat Tobat
Sholat tobat dilakukan ketika seseorang menyadari dosa atau kesalahan yang pernah diperbuat.
Ibadah ini menjadi cara seorang Muslim memohon ampun kepada Allah dengan penuh penyesalan dan harapan untuk memperbaiki diri.
Biasanya dilakukan dua rakaat.
3. Sholat Hajat
Sholat hajat dilakukan ketika seseorang memiliki keinginan atau kebutuhan tertentu.
Melalui sholat ini, seorang Muslim memohon pertolongan kepada Allah agar diberi jalan keluar dari berbagai masalah hidup.
Sholat hajat biasanya dikerjakan dua rakaat, tetapi bisa lebih sesuai kebutuhan.
4. Sholat Tahajud
Sholat tahajud merupakan sholat malam yang paling populer di kalangan umat Islam.
Menurut penjelasan Kementerian Agama, sholat tahajud dilakukan setelah tidur terlebih dahulu, kemudian bangun pada malam hari untuk beribadah.
Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat, tetapi bisa dikerjakan lebih banyak sesuai kemampuan.
5. Sholat Witir
Sholat witir adalah penutup dari seluruh rangkaian sholat sunnah malam hari.
Jumlah rakaatnya ganjil, misalnya:
1 rakaat
3 rakaat
5 rakaat
Karena itu disebut witir yang berarti ganjil.
Bacaan Niat Sholat Malam Lengkap
Berikut beberapa niat sholat malam lengkap yang umum dibaca sebelum memulai setiap sholat sunnah.
Niat Sholat Wudu
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوُضُوءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatal wudhu'i rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya:
Saya niat sholat sunnah wudu dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Niat Sholat Tobat
Arab:
أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya:
Saya niat sholat sunnah tobat dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Niat Sholat Tahajud
Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya:
Saya niat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Niat Sholat Hajat
Arab:
اُصَليْ سُنةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushollii sunnatal haajati rak'ataini lillaahi ta'ala
Artinya:
Saya sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Niat Sholat Witir
Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatan minal witri rak'atan lillahi ta'ala
Artinya:
Saya niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta'ala.
Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Malam
Sholat malam bisa dilakukan sejak setelah sholat Isya hingga menjelang subuh.
Namun waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir, karena pada waktu inilah doa-doa lebih mudah dikabulkan.
Perlu diketahui:
Sholat tahajud dilakukan setelah tidur
Sholat witir biasanya menjadi penutup sholat malam
Karena itu banyak orang memilih bangun sekitar pukul 03.00–04.00 pagi untuk melaksanakan tahajud.
Sholat Malam Tidak Harus Banyak Rakaat
Banyak orang ingin menjalankan sholat malam tetapi merasa ibadah ini terlalu berat.
Padahal, Rasulullah menganjurkan untuk memulainya dengan dua rakaat yang ringan.
Artinya, siapa pun bisa memulai kebiasaan ini secara sederhana.
Sholat malam bukan hanya tentang jumlah rakaat, tetapi tentang keikhlasan dan kedekatan hati dengan Allah.
Contoh Praktis Menjalankan Sholat Malam
Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh sederhana.
Misalnya seseorang bangun pukul 03.30 pagi.
Ia bisa melakukan:
2 rakaat sholat tahajud
ditutup dengan 1 rakaat sholat witir
Total hanya tiga rakaat, tetapi sudah termasuk ibadah sholat malam yang sangat dianjurkan.
Praktik sederhana seperti ini membuat sholat malam terasa lebih realistis dilakukan, bahkan bagi orang yang memiliki aktivitas padat.
Makna Sholat Malam di Tengah Kehidupan Modern
Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, banyak orang merasa lelah secara mental maupun spiritual.
Di sinilah sholat malam memiliki makna yang sangat dalam.
Malam yang sunyi memberi ruang bagi seseorang untuk:
merenung
memperbaiki diri
memohon petunjuk kepada Allah
Tidak sedikit orang merasakan ketenangan batin setelah rutin menjalankan tahajud.
Bagi sebagian orang, sholat malam menjadi momen paling jujur untuk berbicara kepada Tuhan tanpa gangguan dunia.
Refleksi: Ketika Malam Menjadi Waktu Paling Tenang untuk Berdoa
Malam sering dianggap hanya sebagai waktu istirahat. Namun bagi banyak orang beriman, justru di saat sunyi itulah doa-doa paling tulus dipanjatkan.
Sholat malam bukan sekadar tambahan ibadah, melainkan kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah.
Memulai dari dua rakaat sederhana bisa menjadi langkah kecil yang membawa perubahan besar dalam kehidupan spiritual seseorang.
Baca Juga: Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan: Panduan Lengkap Khusuf 3 Maret 2026
Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Lengkap Arab, Latin dan Artinya
FAQ
1. Sholat malam apa saja yang bisa dilakukan?
Sholat malam dalam Islam terdiri dari beberapa jenis sholat sunnah malam hari yang bisa dikerjakan setelah sholat Isya. Beberapa di antaranya adalah sholat sunnah wudu, sholat tobat, sholat hajat, sholat tahajud, dan sholat witir. Seorang Muslim tidak harus melakukan semuanya sekaligus; ibadah ini bisa disesuaikan dengan kemampuan, bahkan dua rakaat sholat malam sudah termasuk amalan yang sangat dianjurkan.
2. Bagaimana urutan sholat malam yang benar?
Secara umum, urutan sholat malam yang benar dimulai dari sholat sunnah wudu, kemudian sholat tobat, dilanjutkan sholat hajat, setelah itu sholat tahajud, dan diakhiri dengan sholat witir sebagai penutup. Urutan ini bukan kewajiban mutlak, tetapi merupakan susunan yang sering dijelaskan oleh para ulama sebagai panduan ibadah malam yang lebih lengkap.
3. Kapan waktu terbaik melaksanakan sholat malam?
Waktu sholat malam dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Namun waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir, karena pada waktu ini doa-doa diyakini lebih mustajab. Banyak umat Islam memilih bangun sekitar pukul 03.00–04.00 pagi untuk melaksanakan sholat tahajud dan menutupnya dengan sholat witir.
4. Apakah sholat tahajud harus tidur terlebih dahulu?
Ya, salah satu syarat utama sholat tahajud adalah dilakukan setelah seseorang tidur terlebih dahulu, meskipun hanya sebentar. Jika seseorang langsung sholat setelah Isya tanpa tidur, maka sholat tersebut tetap bernilai sebagai sholat sunnah malam, tetapi tidak disebut tahajud.
5. Berapa jumlah rakaat minimal sholat malam?
Jumlah minimal sholat malam adalah dua rakaat, sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah untuk memulai sholat malam dengan rakaat yang ringan. Setelah itu, seseorang bisa menambah rakaat sesuai kemampuan. Biasanya sholat malam ditutup dengan sholat witir yang jumlah rakaatnya ganjil, seperti satu atau tiga rakaat.
6. Apakah sholat witir harus menjadi penutup sholat malam?
Ya, dalam banyak hadis dijelaskan bahwa sholat witir dianjurkan menjadi penutup sholat malam. Artinya, setelah melaksanakan berbagai sholat sunnah seperti tahajud atau hajat, ibadah tersebut sebaiknya diakhiri dengan witir. Hal ini bertujuan agar rangkaian sholat malam ditutup dengan rakaat ganjil yang memiliki keutamaan tersendiri.
7. Apakah boleh hanya sholat tahajud tanpa sholat lainnya?
Tentu boleh. Banyak orang menjalankan sholat tahajud dan witir saja tanpa melakukan sholat sunnah lainnya. Dalam praktik ibadah, yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan. Bahkan dua rakaat tahajud yang dilakukan secara rutin sudah menjadi amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








