Akurat Logo

Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap: Niat, Bacaan, Jumlah Tasbih, dan Keutamaannya

Idham Nur Indrajaya | 24 Juni 2026, 19:25 WIB
Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap: Niat, Bacaan, Jumlah Tasbih, dan Keutamaannya
Tata cara sholat tasbih lengkap beserta niat, bacaan, jumlah tasbih, waktu pelaksanaan, doa, dan keutamaannya menurut ulama. Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Pernahkah Anda merasa ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah yang tidak hanya mengandung sholat, tetapi juga dipenuhi dengan dzikir? Di tengah kesibukan sehari-hari, banyak umat Muslim mencari amalan yang dapat menjadi sarana memperbanyak istighfar, memohon ampunan, sekaligus menenangkan hati. Salah satu amalan sunnah yang sering dianjurkan para ulama adalah sholat tasbih.

Sholat tasbih memiliki keunikan yang tidak ditemukan dalam sholat sunnah lainnya. Selain gerakan dan bacaan sholat pada umumnya, terdapat bacaan tasbih yang diulang sebanyak 75 kali dalam setiap rakaat. Karena itulah, ibadah ini dikenal sebagai salah satu bentuk dzikir yang menyatu dalam rangkaian sholat.

Ringkasan

Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebanyak 2 atau 4 rakaat dengan tambahan bacaan tasbih sebanyak 75 kali di setiap rakaat. Total bacaan tasbih yang dibaca dalam empat rakaat mencapai 300 kali.

Ciri utama sholat tasbih:

  • Dapat dilakukan 2 atau 4 rakaat.

  • Mengandung bacaan tasbih berulang pada setiap gerakan sholat.

  • Dikerjakan pada waktu-waktu yang diperbolehkan untuk sholat.

  • Dianjurkan oleh banyak ulama sebagai sarana memperbanyak dzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT.


Apa Itu Sholat Tasbih?

Sholat tasbih merupakan salah satu sholat sunnah yang dikenal luas dalam tradisi Islam, khususnya di kalangan ulama mazhab Syafi'i. Nama "tasbih" berasal dari banyaknya bacaan tasbih yang diucapkan selama pelaksanaan sholat.

Para ulama mendasarkan kesunahan sholat tasbih pada hadis yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan tata cara sholat tasbih kepada paman beliau, Abbas bin Abdul Muthalib.

Meski sebagian ulama menilai hadis tentang sholat tasbih memiliki kelemahan sanad, sejumlah ulama besar tetap menganjurkan pelaksanaannya. Dalam kitab Al-Adzkar, Imam Nawawi menjelaskan bahwa beberapa ulama Syafi'iyah seperti Abu Muhammad Al-Baghawi dan Abul Mahasin Ar-Rayani menetapkan kesunahan sholat tasbih.

Menariknya, sholat tasbih tidak hanya dipandang sebagai ibadah tambahan. Banyak ulama melihatnya sebagai latihan spiritual untuk membiasakan hati dan lisan terus mengingat Allah SWT dalam setiap gerakan sholat.


Apa Keutamaan Sholat Tasbih?

Keutamaan utama sholat tasbih terletak pada perpaduan antara sholat dan dzikir yang dilakukan secara intensif.

Dalam berbagai kitab fiqih disebutkan bahwa sholat tasbih memiliki pahala besar karena di dalamnya terdapat ratusan kali bacaan tasbih yang mengagungkan Allah SWT.

Bahkan, Imam As-Subki pernah memberikan penilaian yang sangat tinggi terhadap ibadah ini. Beliau menyatakan bahwa orang yang mengetahui keutamaan sholat tasbih namun meninggalkannya tanpa alasan yang jelas dikhawatirkan termasuk orang yang meremehkan urusan agama.

Dari sisi praktik ibadah, sholat tasbih juga memiliki manfaat lain:

  • Melatih konsentrasi dalam sholat.

  • Membiasakan lisan berdzikir.

  • Membantu menghadirkan kekhusyukan.

  • Menjadi sarana muhasabah diri.

  • Mengingatkan manusia akan kebesaran Allah SWT secara berulang.


Kapan Waktu Pelaksanaan Sholat Tasbih?

Sholat tasbih dapat dilakukan kapan saja selama tidak bertepatan dengan waktu-waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat.

Waktu yang dianjurkan antara lain:

  • Setelah Isya.

  • Sepertiga malam terakhir.

  • Setelah Dhuha.

  • Sebelum Zuhur.

Imam Nawawi menjelaskan bahwa apabila dilakukan pada malam hari, lebih utama dikerjakan dua rakaat-dua rakaat dengan satu salam setiap dua rakaat.

Beliau berkata:

"Jika sholat dilakukan pada malam hari maka lebih aku sukai dilakukan dua rakaat-dua rakaat dengan salam pada setiap dua rakaat."

Sementara pada siang hari, sholat tasbih dapat dilakukan dua rakaat atau empat rakaat sekaligus.


Baca Juga: Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap: Bacaan, Urutan, dan Doa Sesuai Sunnah

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tahajud untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Niat hingga Doa

Niat Sholat Tasbih

Niat Sholat Tasbih 2 Rakaat

Arab

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushalli sunnatat tasbihi rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya

"Aku niat sholat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala."


Niat Sholat Tasbih 4 Rakaat

Arab

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Ushalli sunnatat tasbihi arba'a rakaatin lillahi ta'ala.

Artinya

"Aku niat sholat sunnah tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala."


Tata Cara Sholat Tasbih Lengkap

Secara umum, tata cara sholat tasbih sama seperti sholat sunnah lainnya. Perbedaannya terletak pada tambahan bacaan tasbih yang dibaca sebanyak 75 kali dalam satu rakaat.

Bacaan Tasbih

Arab

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Latin

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.

Artinya

"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."


1. Takbiratul Ihram

Arab

اللهُ أَكْبَرُ

Latin

Allahu Akbar.

Artinya

"Allah Maha Besar."


2. Membaca Doa Iftitah

Dilanjutkan membaca doa iftitah sebagaimana sholat sunnah pada umumnya.


3. Membaca Surah Al-Fatihah

Arab

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۝ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۝ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۝ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ۝ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ۝ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۝ صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ

Latin

Bismillahirrahmanirrahim... hingga waladh dhaalliin.

Artinya

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..." hingga akhir Surah Al-Fatihah.


4. Membaca Tasbih 15 Kali Saat Berdiri

Setelah Al-Fatihah dan surat pendek, bacalah tasbih sebanyak 15 kali.


5. Rukuk dan Membaca Tasbih 10 Kali

Setelah membaca doa rukuk, lanjutkan membaca tasbih sebanyak 10 kali.


6. I'tidal dan Membaca Tasbih 10 Kali

Setelah membaca:

Arab

سَمِعَ اللّٰهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Latin

Sami'allahu liman hamidah.

Artinya

"Allah mendengar orang yang memuji-Nya."

Kemudian membaca tasbih sebanyak 10 kali.


7. Sujud Pertama dan Membaca Tasbih 10 Kali

Setelah membaca doa sujud, bacalah tasbih sebanyak 10 kali.


8. Duduk di Antara Dua Sujud dan Membaca Tasbih 10 Kali

Setelah membaca doa duduk di antara dua sujud, lanjutkan tasbih sebanyak 10 kali.


9. Sujud Kedua dan Membaca Tasbih 10 Kali

Setelah doa sujud kedua, bacalah tasbih sebanyak 10 kali.


10. Duduk Istirahat dan Membaca Tasbih 10 Kali

Sebelum berdiri ke rakaat berikutnya, duduk sejenak dan membaca tasbih sebanyak 10 kali.


11. Mengulangi pada Rakaat Berikutnya

Tata cara yang sama dilakukan hingga rakaat terakhir.


12. Tasyahud dan Salam

Pada rakaat terakhir, setelah tasyahud dan sebelum salam, bacaan tasbih kembali disempurnakan sesuai jumlah yang telah ditentukan.


Berapa Jumlah Bacaan Tasbih dalam Sholat Tasbih?

Gerakan

Jumlah

Berdiri setelah surat

15 kali

Rukuk

10 kali

I'tidal

10 kali

Sujud pertama

10 kali

Duduk antara dua sujud

10 kali

Sujud kedua

10 kali

Duduk istirahat

10 kali

Total

75 kali

Dalam empat rakaat, jumlah bacaan tasbih mencapai:

75 × 4 = 300 kali tasbih

Inilah yang membuat sholat tasbih berbeda dari sholat sunnah lainnya.


Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Sholat Tasbih

Berdasarkan praktik di lapangan, terdapat beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan jamaah.

1. Terlalu Fokus Menghitung

Sebagian orang terlalu sibuk menghitung hingga kehilangan kekhusyukan.

2. Terburu-buru Membaca Tasbih

Tasbih dibaca sangat cepat sehingga maknanya tidak lagi dihayati.

3. Lupa Posisi Bacaan

Karena jumlah bacaan cukup banyak, beberapa jamaah sering lupa apakah sudah membaca 10 atau 15 kali.

4. Tidak Memahami Makna Tasbih

Padahal inti dari sholat tasbih bukan sekadar jumlah bacaan, tetapi menghadirkan kesadaran bahwa Allah Maha Suci dan Maha Agung.


Mengapa Sholat Tasbih Tetap Dianjurkan Meski Hadisnya Diperselisihkan?

Ini merupakan salah satu pertanyaan yang sering muncul.

Sebagian ulama memang menilai hadis sholat tasbih berstatus lemah. Namun dalam praktik fikih, banyak ulama mazhab Syafi'i tetap menganjurkannya karena hadis tersebut dinilai masih dapat digunakan dalam konteks amalan sunnah (fadhailul a'mal).

Imam Nawawi dalam Al-Adzkar tetap memasukkan pembahasan mengenai sholat tasbih dan menjelaskan adanya dukungan dari sejumlah ulama besar terhadap amalan tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa dalam tradisi keilmuan Islam, perbedaan pandangan bukan berarti sebuah ibadah otomatis ditinggalkan. Yang lebih penting adalah memahami dasar pendapat para ulama dan menjalankannya dengan ilmu.


Doa Setelah Sholat Tasbih

Arab

اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ الهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ اليَقِيْنِ وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى نَخَافَكَ

Latin

Allahumma inna nas'aluka taufiqa ahlil huda wa a'mala ahlil yaqin wa munashahata ahlit taubah wa 'azma ahlish shabr wa wajala ahlil khasyyah wa thalaba ahlir raghbah wa ta'abbuda ahlil wara' wa 'irfana ahlil 'ilm hatta nakhafaka.

Artinya

"Ya Allah, kami memohon kepada-Mu taufik sebagaimana Engkau berikan kepada orang-orang yang mendapat petunjuk, amal orang-orang yang memiliki keyakinan, nasihat orang-orang yang bertaubat, kesabaran orang-orang yang sabar, dan rasa takut orang-orang yang takut kepada-Mu."


Penutup

Sholat tasbih bukan hanya tentang membaca tasbih sebanyak 300 kali dalam empat rakaat. Lebih dari itu, ibadah ini mengajarkan bagaimana seorang Muslim menghadirkan dzikir dalam setiap gerakan sholat. Di tengah kehidupan yang serba cepat, sholat tasbih menjadi pengingat bahwa ketenangan tidak selalu ditemukan dari luar, tetapi bisa lahir dari kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.

Karena itulah banyak ulama memandang sholat tasbih sebagai amalan yang layak dijaga. Bukan semata karena jumlah bacaan tasbihnya, melainkan karena nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Pantau terus berbagai panduan ibadah lainnya agar pemahaman dan kualitas ibadah Anda semakin baik.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Sunah Dua Rakaat Setelah Pulang Haji

Baca Juga: Apakah Sholat Iduladha Wajib? Ini Hukum, Dalil, dan Penjelasan Lengkapnya

FAQ

Apakah sholat tasbih harus 4 rakaat?

Tidak. Sholat tasbih dapat dilakukan 2 rakaat maupun 4 rakaat. Keduanya diperbolehkan oleh para ulama selama tata cara dan jumlah bacaan tasbihnya dilaksanakan sesuai ketentuan.

Bolehkah sholat tasbih dilakukan pada malam hari?

Boleh. Bahkan Imam Nawawi menyebutkan bahwa pelaksanaan pada malam hari lebih utama dilakukan dua rakaat-dua rakaat dengan salam pada setiap dua rakaat.

Berapa kali bacaan tasbih dalam satu rakaat?

Jumlah bacaan tasbih dalam satu rakaat adalah 75 kali yang tersebar pada beberapa gerakan sholat seperti berdiri, rukuk, i'tidal, sujud, dan duduk.

Kapan waktu terbaik melaksanakan sholat tasbih?

Sholat tasbih dapat dilakukan kapan saja selain waktu yang dilarang untuk sholat. Banyak ulama menganjurkan malam hari karena suasananya lebih tenang dan mendukung kekhusyukan.

Apa perbedaan sholat tasbih dengan sholat sunnah biasa?

Perbedaan utamanya terletak pada tambahan bacaan tasbih sebanyak 75 kali dalam setiap rakaat. Sementara rukun dan syarat sholatnya tetap sama seperti sholat sunnah lainnya.

Apakah harus membaca doa setelah sholat tasbih?

Tidak wajib. Namun membaca doa setelah sholat tasbih dianjurkan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar ibadah yang dilakukan diterima dan membawa keberkahan.

Apakah sholat tasbih cocok dilakukan oleh pemula?

Sangat cocok. Namun pemula sebaiknya memahami terlebih dahulu urutan bacaan tasbih dan jumlah pengulangannya agar tidak bingung saat menjalankan sholat. Dengan latihan beberapa kali, tata cara sholat tasbih akan lebih mudah diingat dan dilaksanakan dengan khusyuk.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.