Restoran The India Club Di London Sajikan Kari Terakhirnya Setelah Lebih Dari 70 Tahun

AKURAT.CO The India Club, sebuah restoran kari bersejarah di London yang memiliki kaitan dengan perjuangan kemerdekaan India, akan menutup tokonya untuk terakhir kalinya pada hari Minggu (17/9/2023), setelah gagal menghentikan rencana pembangunan ulang hotel.
Dengan pintu masuk yang tidak terlalu mencolok dan menaiki tangga yang curam di Jalan The Strand yang sibuk di pusat Kota London. Restoran ini didirikan empat tahun setelah kemerdekaan India tahun 1947.
Pendirian dilakukan oleh anggota Liga India yang berbasis di Inggris, sebuah kelompok kampanye yang mengadvokasi kemerdekaan India dari pemerintahan kolonial Inggris.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Restoran Buat Ramen Date
Selama beberapa dekade, India Club telah menarik para pelanggan tetap yang menginginkan masala dosa atau daging domba bhuna dengan segelas bir Cobra atau Kingfisher.
Banyak juga warga London keturunan India yang menjadi pelanggan setia di sana.
Anggota Parlemen India, yang ayahnya juga turut mendirikan India Club, Shashi Tharoor mengatakan bahwa restoran tersebut merupakan sebuah rumah yang jauh dari rumah bagi banyak pelajar, jurnalis hingga turis.
"Bagi banyak pelajar, jurnalis hingga turis, tempat ini merupakan rumah yang jauh dari rumah, menawarkan makanan India yang sederhana dan berkualitas dengan harga terjangkau serta suasana yang nyaman untuk bertemu dan menjalin pertemanan," ujar Shashi, dikutip Jumat (15/9/2023).
Baca Juga: Apa Itu Moriawase, Menu Spesial Di Restoran Jepang
Selain Shashi, Ian Angell, yang telah menjadi pelanggan tetap India Club selama hampir satu dekade juga mengatakan bahwa penutupan restoran ini merupakan berita yang sangat menyedihkan.
"Ada rasa sejarah tentang tempat ini dan sangat sulit, jika Anda harus pindah ke tempat lain, untuk menggantinya dengan tempat yang masih terasa sama. Sangat disayangkan sekali," katanya di bar Club sambil duduk di bawah potret pahlawan kemerdekaan India, Gandhi dan Nehru.
Sementara itu, Manajer India Club, Phiroza Marker mengatakan bahwa restoran itu telah mengalami hari-hari tersibuknya minggu ini dan bahwa ia sedang mencari tempat alternatif lain untuk restoran ini.
Sebuah tempat dengan meja-meja formika dan dinding berwarna kuning mustard yang memberikan atmosfer kedai kopi India di era kolonial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









