Pemimpin Houthi Yaman: Kami Akan Menargetkan Semua Kapal yang Terkait dengan Pengangkutan Barang ke Israel

AKURAT.CO Pemimpin Houthi Yaman, Abdul Malik al-Houthi, mengatakan pada Kamis (9/6/2024) bahwa kelompoknya akan menargetkan kapal-kapal perusahaan mana pun yang terkait dengan penyediaan atau pengangkutan barang ke Israel terlepas dari tujuannya.
Dia mengatakan ini adalah tahap keempat dari eskalasi sebagai pembalasan terhadap agresi Israel di Rafah di Jalur Gaza selatan.
“Mulai sekarang, kami juga memikirkan tahap kelima dan keenam, dan kami mempunyai pilihan yang sangat penting, sensitif dan berpengaruh terhadap musuh,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan.
Serangan Houthi selama berbulan-bulan di Laut Merah telah mengganggu pelayaran global, memaksa perusahaan-perusahaan untuk melakukan perjalanan yang lebih lama dan lebih mahal di sekitar Afrika bagian selatan.
Tidak hanya itu, serangan kelompok itu juga memicu kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas dapat menyebar dan mengganggu stabilitas Timur Tengah yang lebih luas.
Baca Juga: Profil Alyssa Daguise, Aktris yang Jadi Sorotan karena Diisukan Balikan dengan Al Ghazali
Amerika Serikat dan Inggris telah melakukan serangan terhadap sasaran Houthi sebagai tanggapan atas serangan terhadap kapal perkapalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







