Masjidil Haram Selalu Sejuk Meski Cuaca Panas, Ternyata Ini Rahasianya

AKURAT.CO Masjidil Haram di Makkah memberikan sensasi kesegaran meskipun cuaca tidak bersahabat, berkat penggunaan teknologi canggih yang diterapkan oleh otoritas masjid.
Dikutip dari SPA, Selasa (14/5/2024), pemerintah Arab Saudi telah menginstal dua stasiun pendingin terbesar di dunia di Makkah.
Perangkat tersebut bertujuan untuk menjaga udara tetap sejuk dan nyaman bagi jamaah haji di Masjidil Haram.
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Teknis, Operasional, Pemeliharaan, dan Manajemen Fasilitas, Sultan bin Ati Al-Qurashi mengungkapkan bahwa satu stasiun pendingin ditempatkan di Shamiya, dengan jarak 900 meter dari Masjidil Haram dan memiliki kapasitas konsumsi energi sebesar 159 ribu ton pendingin.
Sedangkan satu lagi berada di Ajyad, dengan jarak 500 meter dari masjid utama dan mampu mengkonsumsi energi hingga 39 ribu ton refrigerasi.
Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Perlu Waspada, WHO Sebut Kasus MERS-CoV di Arab Saudi Capai Ribuan
Dengan bantuan teknologi ini, suhu di dalam masjid dapat diatur agar tetap nyaman baik saat panasnya musim panas atau dinginnya musim dingin.
Otoritas masjid melakukan penyesuaian suhu internal berdasarkan kondisi eksternal.
Mereka menargetkan agar suhu di Masjidil Haram tetap berada di kisaran 20-24° Celsius.
Selama bulan-bulan musim panas, semua unit penanganan udara (AHU) bekerja pada tingkat efisiensi tertinggi untuk menjaga suhu tetap stabil dalam kisaran ideal tersebut.
Sementara itu, fungsi atap Masjidil Haram tidak hanya sebagai saluran udara segar, tetapi juga untuk memasok udara yang bersih.
Udara tersebut kemudian melewati proses pemurnian multi-tahap. Filter bekerja secara optimal untuk menghilangkan debu dan kontaminan mikroskopis lainnya.
Selain itu, penggunaan sterilisasi ultraviolet membantu mengurangi bakteri dan kuman, yang memastikan sirkulasi udara yang bersih dan sehat di seluruh ruang ibadah.
Di sisi lain, Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci bertanggung jawab atas pengoperasian sistem pendingin, yang dikelola oleh sejumlah insinyur dan teknisi Saudi yang memiliki kualitas dan pengalaman yang diakui.
Para teknisi juga mengatur distribusi udara yang disalurkan ke berbagai bagian Masjidil Haram, sesuai dengan jumlah pengunjung yang ada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









