Apa Itu Darurat Militer yang Sempat Dideklarasikan Presiden Korsel Yoon? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol sempat mendeklarasikan status darurat militer pada Selasa (3/12/2024) pukul 22.20 waktu setempat. Apa itu darurat militer?
Keputusan ini menandai pertama kalinya Korea Selatan mengimplementasikan darurat militer sejak 1979.
Baca Juga: Antisipasi Tarif Agresif Trump, Korsel Pangkas Suku Bunga
Menurut Yoon, langkah ini diambil untuk menghadapi ancaman dari apa yang ia sebut sebagai "kekuatan pro-Korea Utara, anti-negara".
Presiden Yoon juga mengklaim bahwa ia bertekad untuk "membangun kembali dan mempertahankan Republik Korea yang bebas" dari kelompok-kelompok yang dianggapnya mengancam kebebasan dan kebahagiaan rakyat.
Lalu, siapa sebenarnya yang dimaksud sebagai “kekuatan pro-Utara dan anti-negara”? Menurut BBC Korea, Yoon diketahui telah mengadopsi pendekatan yang lebih keras terhadap Korea Utara dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya.
Ia sering kali menyebut partai oposisi sebagai "pro-Utara", meskipun tidak memberikan bukti konkret untuk klaim tersebut.
Pada 4 Desember, Yoon menyampaikan pidato di televisi untuk mengonfirmasi bahwa pasukan militer yang sebelumnya dikerahkan untuk menegakkan darurat militer kini telah ditarik.
Ia juga berjanji akan segera mencabut status darurat tersebut setelah anggota Kabinet yang diperlukan hadir untuk memenuhi kuorum.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kondisi darurat militer di Korea Selatan? Berikut adalah penjelasan singkat yang dirangkum dari keterangan resmi Kedutaan Besar Indonesia di Seoul.
Apa itu Darurat Militer?
Darurat militer mengacu pada kekuasaan yang, dalam keadaan darurat, memungkinkan militer mengambil alih pemerintahan dan mengambil alih kendali warga negara. Dalam istilah yang lebih sederhana, darurat militer adalah penggantian sementara kekuasaan militer dengan pemerintahan sipil.
Secara umum, hak-hak dibatasi di bawah hukum darurat militer dan proses Demokratik digantikan dengan kekuasaan otoriter. Hukum ini biasanya berlaku pada masa perang, kerusuhan sipil, atau bencana alam.
Meskipun secara teori bersifat sementara, darurat militer sering kali bertahan lebih lama dari alasannya.
Apakah Amerika Serikat Pernah Mengumumkan Darurat Militer?
Darurat militer di Amerika Serikat telah diberlakukan setidaknya 68 kali sepanjang sejarah untuk kasus-kasus seperti perang, perang dalam negeri atau pemberontakan, kerusuhan sipil, perselisihan perburuhan, dan bencana alam.
Perintah tersebut dapat diterapkan oleh Presiden atau kongres AS, gubernur suatu negara bagian, atau dalam keadaan darurat terbatas oleh komandan militer setempat, yang dapat diberlakukan untuk suatu kawasan, negara bagian, kota, atau seluruh negara.
Darurat militer pertama kali diberlakukan di AS di New Orleans oleh Jenderal Andrew Jackson selama Perang tahun 1812.
Selain itu, darurat militer juga digunakan setelah bencana besar seperti Kebakaran Besar Chicago tahun 1871, gempa bumi San Francisco tahun 1906 atau selama kerusuhan seperti yang terakhir kali dideklarasikan oleh Gubernur Alabama tahun 1961 setelah agitator luar dituduh datang ke negara bagian tersebut untuk melanggar hukum mereka yang menyebabkan kerusuhan dan pelanggaran hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









