Tyler Robinson, Pemuda Jenius Utah Tersangka Penembakan Charlie Kirk Pendukung Trump

AKURAT.CO Amerika Serikat kembali diguncang kasus kekerasan politik. Charlie Kirk, influencer konservatif dan pendukung setia Donald Trump, tewas ditembak saat menghadiri acara di Universitas Utah Valley, Selasa (9/9) malam. Polisi menetapkan Tyler Robinson (22), seorang pemuda jenius asal Utah, sebagai tersangka utama.
Dari Siswa Berprestasi ke Tersangka Pembunuhan
Empat tahun lalu, Robinson dikenal sebagai remaja berprestasi dengan masa depan cerah. Lulusan Pine View High School ini meraih skor ACT 34—termasuk 1% tertinggi nasional—dan menerima beasiswa empat tahun di Utah State University. Ibunya bahkan sempat mengunggah video kebanggaannya saat Robinson membaca surat penawaran beasiswa.
Namun, perjalanan Robinson berubah drastis. Setelah hanya satu semester di Utah State, ia keluar dan beralih ke program magang kelistrikan di Dixie Technical College. Menurut Reuters, ia terdaftar sebagai pemilih “tidak aktif” dan tidak memiliki catatan kriminal.
Detik-Detik Penembakan Charlie Kirk
Pada Selasa malam, Robinson diduga menembak Charlie Kirk dari atap gedung kampus. Penembakan ini memicu kehebohan nasional dan perburuan selama 33 jam. Polisi akhirnya menangkap Robinson tanpa perlawanan di rumah orang tuanya di Washington, Utah, Kamis (11/9).
Menurut Gubernur Utah Spencer Cox, anggota keluarga menyebut Robinson sempat menyinggung jadwal acara Kirk sebelum kejadian. Pihak berwenang juga menemukan selongsong peluru dengan ukiran pesan anti-fasis di dekat senjata yang digunakan.
Latar Belakang Keluarga dan Lingkungan
Robinson tinggal bersama orang tuanya di komunitas pertanian dekat Taman Nasional Zion. Ayahnya memimpin perusahaan meja dapur batu, sementara ibunya bekerja sebagai pekerja sosial. Tetangga menggambarkan keluarga Robinson sebagai “keluarga baik-baik” yang aktif di gereja Mormon.
Unggahan lama media sosial keluarga tidak menunjukkan tanda-tanda radikalisasi, meski beberapa foto memperlihatkan Robinson dan saudara-saudaranya memegang senjata—hal yang umum di Utah yang memiliki hukum senjata longgar.
Motif Masih Diselidiki
Hingga kini, polisi belum merinci motif pasti penembakan. Namun, penyelidik mengungkap Robinson menjadi lebih politis dalam beberapa tahun terakhir. Ia didakwa atas tuduhan pembunuhan berat dan masih ditahan di Penjara Utah County, Spanish Fork, sambil menunggu proses hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








