Pria Baru Dua Hari Menikah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon

AKURAT.CO Seorang pria yang baru dua hari menikah ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon di Kampung Lubuk Kabu, Kuala Pegang, Malaysia, pada Senin (10/11).
Pelaksana Tugas Kepala Polisi Distrik Baling, Deputi Superintenden Ahmad Salimi Md Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan mayat tersebut sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Tim kepolisian kemudian segera dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban, seorang pria berusia 34 tahun, ditemukan tergantung di pohon neem setinggi sekitar lima meter di samping sebuah rumah,” ujar Ahmad Salimi dalam keterangannya, dikutip dari Berita Harian.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan warga, korban diketahui baru saja melangsungkan pernikahan dua hari sebelumnya.
Petugas medis dari Klinik Kesehatan Kupang yang tiba di lokasi memastikan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sultanah Bahiyah di Alor Setar untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







