Pria Bersenjata Tewas Ditembak Polisi Usai Ancam Lakukan Penembakan di Rumah Sakit New York

AKURAT.CO Aksi berbahaya seorang pria bersenjata mengguncang kawasan Upper East Side, Manhattan, New York, AS pada Kamis (13/11) malam waktu setempat. Insiden itu berakhir dengan baku tembak di depan rumah sakit Mount Sinai Medical Center, yang menewaskan pelaku setelah ia menodongkan pistol ke sejumlah orang dan mengancam akan melakukan penembakan.
Menurut keterangan Departemen Kepolisian New York (NYPD), rangkaian kejadian dimulai di dalam lift sebuah apartemen. Sekitar pukul 19.00, pelaku—yang identitasnya belum diungkap—tiba-tiba mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke seseorang yang berada bersamanya di dalam lift.
Usai meninggalkan apartemen tersebut, pelaku menuju sebuah deli terdekat. Di sana, ia kembali menodongkan pistol, kali ini ke arah kasir, dan memaksa kasir itu menghubungi nomor darurat 911. Pelaku menyatakan bahwa dirinya sedang menuju rumah sakit untuk melakukan penembakan.
Pelaku kemudian memasuki gedung Mount Sinai Medical Center. Ia sempat keluar dan meletakkan pistolnya di tanah, namun kembali masuk dan memberi tahu seorang petugas keamanan bahwa ia membawa senjata api. Petugas keamanan itu ternyata seorang polisi yang sedang tidak bertugas.
Saat petugas tersebut mencoba mengawal pelaku keluar gedung, terjadi pergulatan. Pelaku kembali merebut senjatanya, membuat petugas terpaksa meminta bantuan tambahan kepada polisi lain.
Tidak lama setelah itu, sejumlah personel NYPD tiba di lokasi dengan kendaraan dinas. Menurut Kepala Patroli NYPD Philip Rivera, pelaku langsung melepaskan tembakan ke arah petugas yang baru turun dari mobil. Polisi membalas tembakan hingga peluru mengenai tubuh pelaku.
Pelaku segera dievakuasi ke rumah sakit menggunakan mobil polisi, tetapi akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Beberapa petugas yang terlibat juga sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.
“Kami menghadapi situasi berbahaya setiap hari, tetapi ini berbeda ketika seseorang masuk ke deli dan rumah sakit sambil membawa senjata dan menembak langsung ke arah polisi,” ujar Rivera.
Hingga kini, NYPD masih mendalami motif pelaku dalam rangkaian aksi yang menimbulkan kepanikan di dua lokasi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








