Bus Tabrak Halte di Stockholm, Tiga Tewas dan Tiga Luka-Luka

AKURAT.CO Sedikitnya tiga orang tewas dan tiga lainnya terluka setelah sebuah bus menabrak halte di kawasan pusat Stockholm, Swedia, Jumat waktu setempat. Polisi memastikan belum ada indikasi bahwa insiden ini merupakan serangan yang disengaja.
Juru bicara kepolisian Swedia mengatakan sopir bus telah ditangkap untuk kepentingan penyelidikan. “Kasus ini ditangani sebagai dugaan pembunuhan tidak disengaja. Penahanan sopir merupakan prosedur standar,” ujarnya.
Seluruh korban merupakan pejalan kaki yang berada di sekitar halte saat kejadian. Polisi menegaskan tidak ada penumpang di dalam bus ketika kecelakaan terjadi di distrik Ostermalm, dekat Universitas Royal Institute of Technology.
Tak lama setelah kecelakaan, puluhan mobil polisi, ambulans, dan tim pemadam tiba di lokasi. Foto-foto media menunjukkan petugas penyelamat berada di bawah kolong bus tingkat tersebut untuk mengevakuasi korban yang terjebak.
Juru bicara otoritas kesehatan, Michelle Marcher, menyebut dua korban luka berat telah dibawa ke rumah sakit.
Seorang saksi mata bernama Michelle Mac Key mengatakan kepada harian Expressen bahwa ia turun dari bus lain tepat setelah kejadian. “Saya melihat bus tingkat itu menghantam barisan orang yang sedang menunggu di halte. Orang-orang berteriak dan mencoba menolong,” katanya. Ia mengaku melihat korban luka dan korban tewas tergeletak di jalan.
Mac Key, yang berprofesi sebagai perawat, bersama seorang pria yang merupakan dokter, sempat menawarkan bantuan kepada polisi. “Situasinya terasa tidak nyata. Awalnya saya pikir itu latihan. Kekacauan sekali,” ujarnya.
Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menyampaikan belasungkawa melalui akun X. “Beberapa orang meninggal dan terluka di halte bus di pusat Stockholm. Kami belum mengetahui penyebabnya, tetapi pikiran saya tertuju kepada para korban dan keluarga mereka,” tulisnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








