2 Pria di Swedia Dituduh atas Pembakaran Al-Qur'an

AKURAT.CO Dua pria di Swedia, Salwan Momika dan Salwan Najem, akan diadili atas tuduhan 'agitasi terhadap kelompok etnis atau nasional' setelah membakar Al-Qur'an beberapa kali selama protes pada 2023. Tindakan mereka ini memicu kemarahan di banyak negara Muslim.
Jaksa Swedia menyatakan bahwa kedua pria tersebut sengaja menodai Al-Qur'an, termasuk membakarnya, dengan maksud untuk menghina umat Islam. Salah satu insiden terjadi di luar masjid di Stockholm, yang semakin memperkeruh situasi.
Pembakaran ini tidak hanya memicu protes besar-besaran di berbagai negara, terutama di Irak di mana kedutaan Swedia di Baghdad sempat diserang, tetapi juga mendorong Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengeluarkan resolusi terkait kebencian agama.
Namun, AS dan Uni Eropa abstain dari resolusi ini karena perbedaan pandangan tentang kebebasan berbicara.
Jaksa Senior Anna Hankkio menegaskan bahwa tindakan dan pernyataan kedua pria tersebut masuk dalam kategori pelanggaran serius dan harus disidangkan di pengadilan.
"Menurut pendapat saya, pernyataan dan tindakan para pria berada di bawah ketentuan tentang agitasi terhadap kelompok etnis atau nasional, dan penting bahwa masalah ini diadili di pengadilan," katanya, dikutip dari Aljazeera.com, Jumat (30/8/2024).
Sementara itu, Najem melalui pengacaranya membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa aksinya dilindungi oleh Konstitusi Swedia terkait kebebasan berpendapat.
Di sisi lain, Momika, yang merupakan pengungsi Kristen dari Irak, mengatakan bahwa ia melakukan aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap institusi Islam.
Di Denmark, undang-undang telah diperketat untuk melarang pembakaran Al-Qur'an setelah serangkaian insiden serupa terjadi tahun lalu.
Kasus ini menjadi perhatian internasional dan menyoroti ketegangan antara kebebasan berekspresi dan penghinaan terhadap agama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







