Guru Tewas, 25 Siswi Disandera dalam Serangan Bersenjata di Sekolah Nigeria

AKURAT.CO Sebuah sekolah menengah khusus putri di Negara Bagian Kebbi, Nigeria, kembali menjadi sasaran serangan kelompok bersenjata. Sedikitnya 25 siswi dilaporkan diculik, sementara seorang guru tewas saat berupaya melindungi para murid.
Polisi Nigeria menyebut serangan terjadi sekitar pukul 04.00 waktu setempat di Government Girls Comprehensive Secondary School, kawasan Maga, Senin (17/11). Kelompok bersenjata itu diketahui menerobos pagar sekolah setelah terlibat baku tembak dengan aparat yang berjaga.
Dalam pernyataan resmi, kepolisian menyebut para pelaku — yang kerap disebut “bandit” oleh warga setempat — menyerbu kompleks sekolah sambil melepaskan tembakan ke udara untuk menciptakan kepanikan. Seorang staf sekolah lainnya mengalami luka tembak dan sedang menjalani perawatan.
Saksi mata mengatakan para penyerang berjumlah besar dan langsung menggiring sejumlah siswi ke arah area hutan lebat di sekitar pemukiman.
Menindaklanjuti insiden ini, polisi telah mengerahkan unit taktis tambahan, termasuk dukungan militer dan kelompok penjaga keamanan lokal. Operasi pencarian dan penyelamatan kini difokuskan pada hutan dan jalur pelarian yang dicurigai digunakan para penculik.
Dalam satu dekade terakhir, sekolah-sekolah di wilayah utara Nigeria memang kerap menjadi target kelompok kriminal bersenjata. Mereka biasanya melakukan penculikan massal untuk meminta tebusan atau menekan pemerintah.
Insiden di Kebbi ini menjadi kasus penculikan terbesar sejak Maret 2024, ketika lebih dari 200 siswa diculik dari sebuah sekolah di Kuriga, Negara Bagian Kaduna.
Serangan terbaru ini kembali menguak persoalan keamanan yang masih membayangi kawasan tersebut, sementara keluarga para siswi di Maga terus menunggu kabar keselamatan anak-anak mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







