Ekspor Durian Myanmar Segera Dimulai, Persaingan Asia Tenggara Makin Ketat

AKURAT.CO Myanmar berencana mulai mengekspor durian ke pasar internasional pada tahun depan atau paling lambat 2027. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan devisa dan memperkuat industri durian nasional.
Ketua Asosiasi Produsen dan Eksportir Durian Myanmar, Kyaw Min, mengatakan kepada Xinhua bahwa proses pendaftaran ekspor dengan Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok tengah berlangsung. Selain itu, Myanmar juga mengembangkan produk durian segar dan olahan agar dapat memasuki lebih banyak pasar.
Ia menjelaskan bahwa asosiasi menargetkan masuknya investor asing, ahli hortikultura, serta mitra dagang untuk mendukung pengembangan industri pengolahan durian bernilai tambah di Myanmar.
Menurut Kyaw Min, industri durian Myanmar memiliki potensi pertumbuhan cepat. Jika ekspor resmi dimulai, komoditas ini diproyeksikan menjadi sumber pendapatan baru bagi negara.
Tiongkok saat ini menjadi pasar durian terbesar di dunia. Tahun lalu, negara tersebut mengimpor 15,6 juta ton durian senilai US$6,99 miliar. Thailand dan Vietnam mendominasi pasokan dengan kontribusi masing-masing 57 persen dan 41,5 persen, sementara sisanya berasal dari Filipina dan Malaysia.
Namun, permintaan durian di Tiongkok menurun pada tahun ini. Data bea cukai yang dikutip South China Morning Post menunjukkan impor turun 15 persen dalam enam bulan pertama menjadi 708.190 ton.
Di sisi lain, persaingan pasar semakin ketat. Kamboja telah mulai mengekspor durian pada Juli lalu, sementara Laos dan Indonesia juga menyatakan minat memperluas pasar langsung ke Tiongkok tanpa melalui negara ketiga.
Saat ini Myanmar memiliki sekitar 60.000 acre (24.281 hektare) perkebunan durian. Wilayah penghasil utama antara lain Yangon, Kayin, Mon, Tanintharyi, Bago, dan Ayeyarwady.
Musim panen durian Myanmar umumnya berlangsung antara Mei hingga Juli.
“Pengembangan industri durian Myanmar akan meningkatkan kesejahteraan petani dan berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Myint Sein, perwakilan Ayeyarwady Durian Producers and Exporters Cluster.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







