Thailand Pastikan Larangan Jual Alkohol 2–5 Sore Dicabut Jelang Tahun Baru

AKURAT.CO Wakil Perdana Menteri Thailand, Sophon Zarum, memastikan pemerintah akan mencabut larangan penjualan alkohol pada pukul 14.00 hingga 17.00 tepat sebelum libur Tahun Baru. Kepastian ini disampaikan setelah proses dengar pendapat publik selama 15 hari resmi berakhir.
Sophon menyebutkan bahwa peraturan baru tersebut kemungkinan besar bisa diumumkan sebelum perayaan akhir tahun. Namun ia menegaskan bahwa tidak semua toko dapat menerapkan aturan baru, karena masih banyak kesalahpahaman di masyarakat. Hanya gerai yang terdaftar—termasuk toko kelontong resmi—yang diperbolehkan menjual alkohol pada rentang waktu tersebut.
Untuk konsumsi di tempat, pemerintah mengizinkan operasional hingga pukul 01.00 dini hari, sementara penjualan alkohol wajib dihentikan pada pukul 00.00.
Pencabutan larangan penjualan alkohol pada sore hari ini sebelumnya disetujui oleh Komite Kebijakan Alkohol Nasional pada 13 November. Keputusan itu diambil setelah muncul kritik publik terhadap aturan denda 10.000 baht bagi individu yang kedapatan minum di luar jam yang diperbolehkan.
Aturan yang telah berlaku sejak 1972 tersebut dicabut dengan tujuan mendorong sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi, terutama pada periode puncak seperti libur Tahun Baru dan Songkran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






