Terbesar Sepanjang Sejarah Serbia, Polisi Sita 5 Ton Ganja dari Pabrik Pedesaan

AKURAT.CO Polisi Serbia menyita lima ton ganja dalam penggerebekan sebuah perusahaan kecil bidang pertanian dan perdagangan di sebuah desa di Serbia bagian tengah. Menteri Dalam Negeri Serbia Ivica Dacic menyebut, temuan tersebut merupakan penyitaan ganja terbesar sepanjang sejarah penegakan hukum di negara itu.
Dalam operasi tersebut, polisi menangkap dua orang tersangka. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan dalam pengejaran aparat.
“Ini adalah penyitaan terbesar yang pernah dilakukan,” kata Dacic dalam keterangan resminya, Kamis malam. Selain ganja, polisi juga mengamankan empat senapan serbu serta satu peluncur roket antitank.
Dacic menambahkan, penyidik masih mendalami asal-usul ganja yang disita serta jaringan yang terlibat dalam produksi dan peredarannya.
Produksi ganja hingga kini masih dilarang di Serbia, meski sejumlah kelompok mendorong legalisasi untuk kepentingan medis. Dalam beberapa tahun terakhir, Serbia meningkatkan upaya pemberantasan produksi dan perdagangan narkotika seiring ambisinya bergabung dengan Uni Eropa.
Sebagian besar narkotika yang beredar di Serbia diketahui berasal dari kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








