Diplomasi Nuklir AS–Iran Bergerak, Utusan Trump Temui Menlu Iran di Istanbul

AKURAT.CO Utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan bertemu di Istanbul, Turki, pada Jumat (6/1) untuk membahas kemungkinan kesepakatan nuklir dan sejumlah isu lain. Hal itu disampaikan seorang pejabat AS, Senin (waktu setempat).
“Presiden mendorong kedua pihak mencapai kesepakatan. Pertemuan ini untuk mendengar posisi mereka,” kata pejabat tersebut.
Sebelumnya, pejabat Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Teheran sedang mempertimbangkan syarat untuk melanjutkan kembali perundingan dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat. Kedua pihak disebut sama-sama memberi sinyal kesiapan menghidupkan kembali jalur diplomasi terkait sengketa nuklir yang telah berlangsung lama, sekaligus meredakan kekhawatiran pecahnya konflik baru di kawasan.
Rencana pertemuan di Istanbul pertama kali dilaporkan situs berita Axios. Dalam laporannya, pertemuan itu juga diperkirakan akan dihadiri para menteri luar negeri dari Turki, Pakistan, Qatar, Mesir, Oman, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Axios mengutip sumber yang menyebut pertemuan tersebut sebagai “skenario terbaik”, namun menekankan belum ada keputusan final hingga pertemuan benar-benar terlaksana.
Iran menyatakan siap berunding
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan negaranya siap menempuh jalur diplomasi, dengan syarat prinsip saling menghormati dan mempertimbangkan kepentingan masing-masing pihak.
“Kami siap untuk diplomasi, tetapi diplomasi memiliki prinsip. Saya berharap segera ada hasil,” ujar Araqchi saat berkunjung ke makam Ruhollah Khomeini, tokoh Revolusi Iran 1979.
Ia menilai pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan Iran kini beralih ke jalur diplomasi setelah gagal mencapai tujuan melalui tekanan dan konflik. Menurutnya, Iran sejak awal terbuka untuk perundingan selama dilakukan dengan dasar saling menghormati.
Pernyataan Araqchi disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan Iran–AS serta penguatan kehadiran militer Amerika di kawasan yang diumumkan Presiden Trump.
Trump pada Senin mengatakan pembicaraan dengan Iran sedang berlangsung.
“Kami memiliki kapal yang menuju ke arah Iran saat ini, kapal-kapal besar, dan kami juga sedang melakukan pembicaraan dengan Iran,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. “Kita lihat bagaimana hasilnya.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








